𝗔𝗳𝗶𝘆𝗮𝗵 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺𝗶𝗰 𝗜𝗻𝗳𝗼𝗿𝗺𝗮𝘁𝗶𝗼𝗻
СтатистикаMembahas aqidah, fiqih, sunnah, amtsal, serta berbagai informasi dan kajian Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. "اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ"
- Последний пост
- 14 авг.
- Последнее чтение
- 14 авг.
- Постов за неделю
- 8
- Всего постов
- 20
- Тип
- открытый
- Язык
- индонезийский
- Категория
- Религия
- В каталоге с
- 14 авг.
- 1/24сутки в ленте
- 33
- 1/48двое суток
- 37
- 1/72трое суток
- 40
Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.
Посты
без подписи
✨ Al-Kahf Time Rasulullah ﷺ bersabda, "من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين" “Barangsiapa membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, maka ia senantiasa diterangi dengan cahaya sampai datang Jumat yang berikutnya.❞ (Shahih Al Jami': 6470 / Shahih At-Targhib: 738)
без подписи
☝️📌 TANDA ORANG YANG MENGINGINKAN KEBENARAN 🎙"Al-'Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah berkata: "الذي يريد الحق يفرح بالنصيحة ويفرح بالتنبيه على الخطأ". 'Orang yang benar-benar menginginkan kebenaran akan merasa senang dengan nasihat, dan juga senang apabila diingatkan atas kesalahannya.' 📚 Syarah Kitab Al-'Ubudiyyah, hlm. 252.
☝️🌹💥 JANGAN SAMPAI MENYESAL 💬 Ibnu Muflih rahimahullah menyatakan, "أكثر الناس لا ينظرون في العواقب فكم من مُخاصمٍ سبَّ وشتم وطلَّقَ فلما أفاق ندم." "Mayoritas manusia tidak mempertimbangkan berbagai akibat buruk perbuatannya. Betapa banyak orang yang bermusuhan mencela, mencerca dan menjatuhkan talak. Namun tatkala dia sadar (akan kesalahannya), dia pun menyesal." ✍️ Al-Adab asy-Syar'iyyah 1/278 •••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
🔰 📜 🕌 𝗞𝗘𝗨𝗧𝗔𝗠𝗔𝗔𝗡 𝗦𝗛𝗔𝗛𝗜𝗕𝗨𝗟 𝗤𝗨𝗥'𝗔𝗡 𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗛𝗔𝗥𝗜 𝗞𝗜𝗔𝗠𝗔𝗧 🎙 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: "Shahibul Qur’an (orang yang senantiasa bersama Al-Qur’an) akan datang pada hari kiamat. Lalu Al-Qur’an berkata: ‘Wahai Rabbku, berilah dia perhiasan!’ Maka dipakaikanlah kepadanya mahkota kemuliaan. Kemudian Al-Qur’an berkata lagi: ‘Wahai Rabbku, tambahkanlah untuknya!’ Maka dipakaikanlah kepadanya pakaian kemuliaan. Al-Qur’an pun berkata lagi: ‘Wahai Rabbku, ridhailah dia!’ Maka Allah meridhainya. Lalu dikatakan kepadanya: ‘Bacalah (Al-Qur’an) dan naiklah (ke derajat yang lebih tinggi)!’ Dan ditambahkanlah baginya kebaikan pada setiap ayat yang dibacanya.” 📚 Faidhul Mu‘in ‘Ala Jam‘il Arba‘in Fi Fadhli Al-Qur’an Al-Mubin (HR. Tirmidzi — beliau berkata: “Hadits ini hasan”, dan diriwayatkan pula oleh Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim. Al-Hakim berkata: “Sanadnya shahih.” Syaikh Al-Albani menghasankan hadits ini dalam Shahih At-Targhib (no. 1425). Hadits ini tidak ditemukan dalam Shahih Ibnu Khuzaimah menurut sebagian peneliti. Wallahu a‘lam). وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: «يَجِيءُ صَاحِبُ الْقُرْآنِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ الْقُرْآنُ: يَا رَبِّ حَلِّهِ! فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ، ثُمَّ يَقُولُ: يَا رَبِّ زِدْهُ! فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ، ثُمَّ يَقُولُ: يَا رَبِّ ارْضَ عَنْهُ! فَيَرْضَى عَنْهُ، فَيُقَالُ لَهُ: اقْرَأْ وَارْقَ وَيُزَادُ بِكُلِّ آيَةٍ حَسَنَةٌ». رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ (وَحَسَّنَهُ)، وَابْنُ خُزَيْمَةَ، وَالْحَاكِمُ وَقَالَ: «صَحِيحُ الإِسْنَادِ». 🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
لا أعلم أحدًا اشتغل بالعلم الشرعي إلا ويعرف الشيخ الألباني، سواء كان موافقًا له أو مخالفًا؛ ولكن النادر من يعرف هذا الرجل الذي كان له أعظم الأثر في نشأة الإمام الألباني العلمية، وكان سببًا في حفظه القرآن الكريم كاملًا. إنه والده: الشيخ الفقيه الحاج نوح بن نجاتي بن آدم الألباني الحنفي، رحمه الله. فكم من عالمٍ ذاع صيته، وكان وراء نشأته العلمية والدٌ أو شيخٌ لم ينل من الشهرة مثل ما ناله تلميذه! سير أعلام المعاصرين
🕌☝️ MANUSIA & AMALAN PALING DICINTAI ALLAH 🎙Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu 'anhuma, Nabi ﷺ bersabda: أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ, وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ, أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً, أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا, أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا, وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا. "Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling memberikan manfaat bagi manusia. Adapun amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah membuat muslim yang lain bahagia, mengangkat kesusahan dari orang lain, membayarkan utangnya atau menghilangkan rasa laparnya. Sungguh aku berjalan bersama saudaraku yang muslim untuk sebuah keperluan lebih aku cintai daripada .beri’tikaf di masjid ini (masjid Nabawi ) selama sebulan penuh." 📚 (HR. Thabrani di dalam Al Mu’jam Al Kabir No.13280, 12: 453) ▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️ 📝 Sumber: @salafy_malangraya ▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️ 📩 Saluran WhatsApp : http://bit.ly/3CaeKZp 🌏Ikuti Telegram Kami: https://t.me/salafykarangmakmur
SEBAB-SEBAB UTAMA LAPANG DADA Imam Ibnul Qayyim "rahimahullah" berkata: "Sesungguhnya sebab-sebab paling agung yang mendatangkan kelapangan dada adalah: 👇 1 2 3 4 5 6 7 8 1. Tauhid: Petunjuk (hidayah) dan tauhid adalah termasuk sebab terbesar yang mendatangkan kelapangan dada. 2. Ilmu (Agama): Sesungguhnya ilmu itu melapangkan dada dan memperluasnya sehingga ia menjadi lebih luas daripada dunia. 3. Inabah (Kembali) kepada Allah: Mencintai-Nya dengan sepenuh hati, selalu menghadap kepada-Nya, dan merasakan kenikmatan dalam beribadah kepada-Nya. 4. Senantiasa Berzikir kepada-Nya dalam Setiap Keadaan dan Tempat: Karena zikir memiliki pengaruh yang luar biasa dalam melapangkan dada dan memberikan kenikmatan bagi hati. 5. Berbuat Baik kepada Makhluk dan Memberikan Manfaat kepada Mereka Semampu-mampu-Nya: Baik dengan harta, kedudukan, manfaat fisik (tenaga), maupun berbagai macam bentuk kebaikan lainnya. 6. Keberanian: Sesungguhnya orang yang pemberani itu lapang dadanya, luas ketenangannya, dan luas hatinya; sedangkan orang yang penakut adalah manusia yang paling sempit dadanya dan paling ciut hatinya. 7. Membersihkan Penyakit Hati dari Berbagai Sifat Tercela. 8. Meninggalkan Berbagai Hal yang Berlebihan (Fudhul): Meliputi pandangan, perkataan, pendengaran, dan pergaulan yang tidak bermanfaat, karena semua hal yang berlebihan ini akan berubah menjadi rasa sakit, kesedihan, dan kegundahan di dalam hati." 📚[Zad al-Ma'ad 2 / 32]
Saudaraku yang dirahmati Allah, seorang Muslim diperintahkan untuk menjaga keselamatan agamanya, menjauhi majelis-majelis syubhat, serta menghindari perdebatan dengan para penganut berbagai keyakinan dan aliran menyimpang—seperti kaum ateis, umat Kristen, Yahudi, dan kelompok sesat lainnya. Sesungguhnya hati manusia itu sangat lemah, sedangkan syubhat kebatilan itu sangat cepat menyambar dan dapat merasuk ke dalam hati tanpa disadari. Seorang Muslim juga hendaknya memperbanyak doa dan memohon perlindungan kepada Allah Ta'ala, terutamanya dengan memperbanyak doa yang senantiasa dipanjatkan oleh Nabi Muhammad ﷺ: "Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii 'alaa diinik" (Wahai Zat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu). Asal-usul Hadis: Dari Syahr bin Hausyab, ia berkata: Aku berkata kepada Ummu Salamah: "Wahai Ummul Mukminin, doa apa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah ﷺ ketika beliau berada di sisimu?" Ia menjawab: "Doa yang paling sering beliau baca adalah: 'Yaa muqallibal quluub, tsabbit qalbii 'alaa diinik'." (HR. Tirmidzi, Ahmad, dan Hakim). Pandangan Para Ulama tentang Peringatan dari Berdebat dengan Ahli Bid'ah dan Syubhat: Imam Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata: "Aku wasiatkan kepadamu untuk diam... dan wajib atasmu untuk lari dari ahli bid'ah sebagaimana engkau lari dari singa." Para ulama salaf secara sepakat melarang duduk bersama para pengikut hawa nafsu dan bid'ah, atau mendengarkan syubhat-syubhat mereka. Hal ini dikarenakan hati manusia sangatlah lemah dan syubhat itu sangat mudah memikat, sehingga sering kali seseorang masuk untuk mendebat dengan niat membela kebenaran, namun justru dirinya sendiri yang terjebak dalam perangkap syubhat tersebut.
Syaikh Al Utsaimin rohimahullah berkata, "Sesungguhnya do'a ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya. Bacaan do'a: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini.." Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di DUNIA, yaitu berupa: - Istri Sholihah - Kendaraan yang nyaman - Tempat tinggal yang menentramkan - Dan kebaikan selainnya. Demikian pula bacaan do'a berikut : "dan berilah kami kebaikan di akhirat (kelak).." Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di dalam kehidupan AKHIRAT, yaitu berupa: - Hisab yang mudah - Menerima kitab catatan amalan dengan tangan kanan - Menyeberangi Ash-Shirot (Jembatan yang terbentang di atas neraka Jahanam menuju Surga) dengan mudah - Minum air telaga Rosulullah shollallahu 'alayhi wasallam - Masuk Surga - Dan selainnya dari segala kebaikan di negeri akhirat. Oleh karenanya, do'a (sapu jagad) ini merupakan DO'A yang paling singkat dan padat maknanya, karena mengandung makna yang lengkap dan komprehensif.." (Syarah Riyadhus Sholihin Juz VI hal.16)
без подписи
AKIBAT MENDENGAR MUSIK ✍️قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله : من أعظم ما يقوي الأحوال الشيطانية، سماع الغناء والملاهي. 📚مجموع الفتاوى (295/11). ✍️Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, "Termasuk sebab terbesar yang dapat menguatkan keadaan setan ialah mendengar musik dan hiburan." 📚Majmu' al-Fatawa, 295/11.
Firman Allah ‘Azza wa jalla, وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ “Dan di antara manusia ada orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.” (QS. Lukman: 6). Termasuk mukjizat yang Allah Ta’ala berikan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah pengetahuan beliau tentang hal yang terjadi di masa mendatang. Dahulu, beliau pernah bersabda, ليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر والحرير والخمر والمعازف ”Sungguh akan ada sebagian dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras, dan alat-alat musik.” (HR. Bukhari, no. 5590) . Saudaraku, bukankah apa yang telah dikabarkan oleh beliau itu telah terjadi pada zaman kita saat ini? Dan juga dalam hadis lain, secara terang-terangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan tentang musik. Beliau pernah bersabda, إني لم أنه عن البكاء ولكني نهيت عن صوتين أحمقين فاجرين : صوت عند نغمة لهو ولعب ومزامير الشيطان وصوت عند مصيبة لطم وجوه وشق جيوب ورنة شيطان “Aku tidak melarang kalian menangis. Namun, yang aku larang adalah dua suara yang bodoh dan maksiat; suara di saat nyanyian hiburan/kesenangan, permainan dan lagu-lagu setan, serta suara ketika terjadi musibah, menampar wajah, merobek baju, dan jeritan setan.” (HR. Hakim 4/40, Baihaqi 4/69) . Kedua hadis di atas telah menjadi bukti untuk kita bahwasanya Allah dan Rasul-Nya telah melarang nyanyian beserta alat musik. Sumber: https://muslim.or.id/20706-benarkah-musik-islami-itu-haram.html . https://t.me/tstraightway 📷 @the_straightway_
Musik memerangi ekstremisme Islam dan memurnikan jiwa.😱 Apakah ini berarti Al-Quran mendorong ekstremisme dan membingungkan orang? Mengapa kita tidak menemukan Al-Quran di mana-mana, bahkan di tempat umum? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa musik ada di mana-mana—di film, iklan, klub, dan beberapa tempat umum? Itu bukan kebetulan; itu ada karena suatu alasan. Kaum sekularis mengklaim bahwa musik memerangi Islamisasi masyarakat dan ekstremisme dengan memurnikan jiwa, terutama jiwa anak-anak dan kaum muda. 👇 Maestro Salim Sahab berkata: beberapa kesempatan bahwa musik dianggapIni adalah senjata ampuh dan cara efektif untuk memerangi ekstremisme dan ideologi destruktif. Visinya dapat dirangkum dalam poin-poin berikut: Sebuah kekuatan dahsyat, bukan sekadar kekuatan lembut: Sahab percaya bahwa menggambarkan musik sebagai "kekuatan lembut" tidaklah tepat; melainkan, musik adalah "kekuatan dahsyat" dengan kemampuannya untuk sangat memengaruhi jiwa manusia dan memurnikan emosi. Membangun hati nurani dan kekebalan intelektual: Ia menyatakan bahwa mengajarkan musik dan menyanyi kepada anak-anak, terutama di panti asuhan dan lembaga sosial, bertujuan untuk melindungi mereka agar tidak terjerumus ke dalam ekstremisme; musik memberi anak "kekebalan terhadap keburukan" dan mengangkat perasaannya. Menghadapi kekerasan dan kebencian: Sahab menekankan (dalam pernyataan yang diperbarui pada tahun 2025) bahwa seni tinggi memiliki kemampuan untuk menghadapi gelombang kekerasan dan kebencian yang sedang terjadi. Filosofi "tutup penjara": Sahab selalu mengutip perkataan Plato: "Ajari anak-anakmu musik, lalu tutup penjara ," menekankan keyakinannya bahwa memurnikan jiwa melalui seni membuat hukuman dan pencegahan menjadi tidak perlu di kemudian hari. Perlu disebutkan bahwa Sahab akan melanjutkan proyek "Paduan Suara dan Orkestra Nasional Mesir" pada tahun 2025 untuk menemukan bakat-bakat baru, dengan menganggapnya sebagai bagian dari misi budaya dan pendidikannya untuk melindungi generasi muda
без подписи
Saya ingatkan Anda bahwa musik dilarang, dan bahwa para pendukung Antikristus adalah orang-orang yang mempromosikan musik di mana-mana karena mereka mengklaim bahwa musik memerangi Islam ekstremis di hati anak-anak dan kaum muda. 👇
📌Evolusi Sesuatu yang Haram Tidak Menjadikannya Halal Pada zaman Jahiliyah, khamar (minuman keras) dibuat dengan cara-cara primitif, dan alat-alat musik pun sangat sederhana dan terbatas. Ketika Islam datang, khamar diharamkan secara mutlak, dan Nabi Muhammad ﷺ melarang alat-alat musik (al-ma'azif). Hari ini, industri minuman keras telah berevolusi, memiliki perusahaan-perusahaan global dan jenis yang tak terhitung jumlahnya. Musik pun telah berkembang menjadi industri raksasa yang menelan dana miliaran dan memiliki institusi pendidikannya sendiri. Namun, evolusi materi dan kemasan modern ini tidak mengubah hukumnya sedikit pun. Sebagaimana evolusi khamar tidak menjadikannya "minuman rohani", begitu pula evolusi alat-alat musik tidak menjadikannya "santapan jiwa". Sesuatu yang haram akan tetap haram meskipun tampak indah di mata manusia. Perkembangan bentuknya tidak akan pernah mengubah hakikatnya.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله "Di antara hal yang paling besar yang menguatkan keadaan-keadaan setan adalah mendengarkan nyanyian dan hiburan (alat musik)."
Adab Bertamu di Era Digital (Jangan Marah Ketika Akun Anda Diblokir atau Dikeluarkan dari Grup) Di antara keindahan adab Al-Qur'an dalam berinteraksi dengan orang lain adalah menjaga kehormatan diri serta menghargai ruang privasi dan keinginan orang lain. Bayangkan Anda bertamu dan mengetuk pintu rumah seseorang, lalu ia sengaja menutup pintu tersebut di hadapan Anda.. Apakah bijaksana dan pantas jika Anda mencoba masuk lewat jendela atau mencari pintu belakang? Tentu saja tidak. Kehormatan diri menuntut kita untuk pergi dengan tenang. Prinsip ini sangat berlaku di dunia digital kita saat ini; apakah bijaksana dan beradab jika kita menghubungi seseorang menggunakan akun baru setelah ia memblokir akun pertama kita? Pemblokiran (block) ibarat "menutup pintu", dan mencoba mengakalinya dengan menggunakan akun lain sama halnya dengan mencoba "masuk lewat jendela". Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mendidik kita dengan aturan interaksi yang paling mulia saat berfirman dalam Surah An-Nur: ﴿وَإِن قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا ۖ هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ﴾ (Dan jika dikatakan kepadamu, "Kembalilah!", maka kembalilah. Itu lebih suci bagimu). Kata "kembalilah" di sini tidak harus diucapkan secara tersurat, melainkan bisa berupa isyarat, penolakan, pengabaian, atau melalui "pemblokiran digital". Siapa pun yang mengisyaratkan penolakan atau menutup pintunya di hadapan Anda, maka berikanlah ia ruang, jagalah harga diri Anda, dan pergilah dengan damai.. Karena dalam sikap mundur dan menjauh terdapat "kesucian" bagi jiwa dan ketenangan bagi hati, dan Allah akan memberikan balasan yang lebih baik bagi orang-orang yang bersabar.