tgindex
Visi Akhir Zaman

Visi Akhir Zaman

Статистика

Whatsapp Admin: 085395939567

Последний пост
14 авг.
Последнее чтение
15 авг.
Постов за неделю
22
Всего постов
29
Тип
открытый
Язык
und
Категория
Религия (по похожим)
В каталоге с
14 авг.
Подписчики
1 041
+1 за 4 дн.
Сутки
−1
−0,10%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
72
29 постов
Вовлечённость
6,9%
к подписчикам
Постов в день
3,1
всего 29
Упоминаний
0
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
71
1/48двое суток
81
1/72трое суток
87

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • 14 авг.40из arabindo

    [ARAB] احْتِمَالِيَّةُ الْكَوَارِثِ الَّتِي قَدْ تُنْهِي الْبَشَرِيَّةَ ١٢. غَزْوٌ كَائِنَاتٌ غَرِيبَةٌ (مُنْخَفِضٌ جِدًّا) ١١. مُسْتَعِرٌ أَعْظَمُ (سُوبَرْنُوفَا) (مُنْخَفِضٌ جِدًّا) ١٠. اصْطِدَامُ كُوَيْكِبٍ (مُنْخَفِضٌ جِدًّا) ٩. ثَوَرَانُ بُرْكَانٍ عَمْلَاقٍ (مُنْخَفِضٌ جِدًّا) ٨. تِكْنُولُوجْيَا النَّانُو غَيْرُ الْمُنَظَّمَةِ (مُنْخَفِضٌ) ٧. جَائِحَةٌ طَبِيعِيَّةٌ (مُنْخَفِضٌ) ٦. انْهِيَارٌ بِيئِيٌّ وَغِذَائِيٌّ (مُتَوَسِّطٌ) ٥. تَغَيُّرٌ مُنَاخِيٌّ كَارِثِيٌّ (مُتَوَسِّطٌ) ٤. حَرْبٌ نَوَوِيَّةٌ + شِتَاءٌ نَوَوِيٌّ (عَالٍ) ٣. تَجْرِبَةٌ ذَاتُ نَتَائِجَ كَارِثِيَّةٍ (عَالٍ) ٢. سِلَاحٌ بِيُولُوجِيٌّ (عَالٍ جِدًّا) ١. ذَكَاءٌ اصْطِنَاعِيٌّ غَيْرُ مُتَوَافِقٍ (عَالٍ جِدًّا) [INDONESIA] Probabilitas Bencana yang Dapat Mengakhiri Umat Manusia * Invasi Alien (Sangat Rendah) * Supernova (Sangat Rendah) * Tabrakan Asteroid (Sangat Rendah) * Letusan Gunung Berapi Super (Sangat Rendah) * Nanoteknologi Tak Terkendali (Rendah) * Pandemi Alami (Rendah) * Kehancuran Ekologis dan Pangan (Sedang) * Perubahan Iklim Bencana (Sedang) * Perang Nuklir + Musim Dingin Nuklir (Tinggi) * Eksperimen dengan Hasil Bencana (Tinggi) * Senjata Biologis (Sangat Tinggi) * Kecerdasan Buatan yang Tidak Selaras (Sangat Tinggi) [ENGLISH] The Probability of Catastrophes That Could End Humanity * Alien Invasion (Extremely Low) * Supernova (Extremely Low) * Asteroid Impact (Very Low) * Supervolcanic Eruption (Very Low) * Uncontrolled Nanotechnology (Low) * Natural Pandemic (Low) * Ecological and Food Collapse (Moderate) * Catastrophic Climate Change (Moderate) * Nuclear War + Nuclear Winter (High) * Experiment with Catastrophic Results (High) * Biological Weapon (Very High) * Unaligned Artificial Intelligence (Very High)

  • 14 авг.39из arabindo

    без подписи

  • STATUS VERIFIKASI: [FAKTA] RINGKASAN EKSEKUTIF: Gambar dan teks yang disebarkan memuat informasi valid mengenai laporan orang hilang atas nama Tsabita Salsabila Bayandra (19 tahun) di Pekanbaru, Riau. Laporan kehilangan resmi telah diajukan oleh keluarga korban ke Polsek Senapelan pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kronologi pada pamflet sesuai dengan laporan kepolisian dan keterangan resmi keluarga kepada media lokal. ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF: * Argumen/Data Pihak A (Pelapor/Keluarga & Publikasi Medsos): Keluarga korban (Eza Marbella) mengonfirmasi bahwa Tsabita pamit pergi pada Rabu pagi (12 Agustus 2026) pukul 07.40 WIB menggunakan transportasi online Maxim untuk agenda dakwah. Ponsel korban tidak bisa dihubungi sejak pukul 08.00 WIB, lalu sempat mengirim kabar singkat pukul 23.30 WIB bahwa ia sudah berada di luar kota sebelum nomornya mati kembali. * Argumen/Data Pihak B (Kepolisian/Otoritas Hukum): Pihak Polsek Senapelan, Pekanbaru telah menerima Laporan Orang Hilang dari keluarga korban pada Kamis (13 Agustus 2026) pukul 10.30 WIB dan tengah melakukan proses penyelidikan/penelusuran keberadaan korban. TEMUAN FAKTA OBJEKTIF: * Identitas Subjek: Tsabita Salsabila Bayandra, usia 19 tahun, berdomisili di Jalan Mawar, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Riau. * Laporan Resmi: Kasus hilang ini terdaftar secara resmi di Polsek Senapelan sejak 13 Agustus 2026. * Sinyal Terakhir: Berdasarkan penelusuran keluarga, titik lokasi ponsel korban terakhir kali terdeteksi berada di sekitar kawasan Jalan Swakarya, Pekanbaru. DETEKSI MANIPULASI & BIAS: * Tidak ditemukan unsur manipulasi visual atau narasi palsu (hoax) pada gambar ini. * Pamflet ini merupakan materi publikasi darurat yang sah dari pihak keluarga yang disebarkan untuk memohon bantuan masyarakat dan mempercepat pencarian korban. REFERENSI PENDUKUNG: * https://riaupos.jawapos.com/pekanbaru/2608140050/sejak-rabu-tak-pulang-wanita-19-tahun-dilaporkan-hilang-di-pekanbaru

  • без подписи

  • SHALAT JAMAAH

  • https://youtu.be/EspEYDcdPJU

  • Yang Maha Ada: Sebuah Telaah Ontologis tentang Tuhan, Keberadaan, dan Batas Definisi https://adimedu.blogspot.com/2026/08/yang-maha-ada-sebuah-telaah-ontologis.html

  • KRITIK & SOLUSI

  • STRATEGI PERANG IRAN

  • 13 авг.81из arabindo

    [ARAB] كَانَ الْإِمَامُ النَّوَوِيُّ، رَحِمَهُ اللهُ، يُلْقِي دَرْسًا عَلَى تَلَامِيذِهِ. وَوَصَلَ عِنْدَ قَوْلِ اللهِ تَعَالَى: ﴿نَبِّئْ عِبَادِي أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ * وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ﴾. فَهَاجَ بِالْبُكَاءِ، فَقَالَ لَهُ التَّلَامِيذُ: «وَمَا يُبْكِيكَ يَا إِمَامُ؟» قَالَ: «أَلَمْ تَنْظُرُوا إِلَى رَحْمَةِ اللهِ حَيْثُ نَسَبَ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ لِنَفْسِهِ فَقَالَ: "أَنِّي أَنَا الْغَفُورُ الرَّحِيمُ"، وَلَمْ يَنْسُبِ الْعَذَابَ لِنَفْسِهِ؛ إِنَّمَا جَعَلَهُ مَمْلُوكًا لَهُ فَقَالَ: "وَأَنَّ عَذَابِي هُوَ الْعَذَابُ الْأَلِيمُ"، وَلَمْ يَقُلْ أَنِّي أَنَا الْمُعَذِّبُ؟ فَتَذَكَّرْتُ قَوْلَ ابْنِ عَبَّاسٍ حِينَمَا قَالَ: "إِنَّ اللهَ يُنْزِلُ رَحَمَاتٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يَظُنَّ إِبْلِيسُ أَنَّ اللهَ سَيَغْفِرُ لَهُ".» [INDONESIA] Imam An-Nawawi—semoga Allah merahmatinya—sedang memberikan pengajaran kepada para muridnya. Ketika sampai pada firman Allah Ta'ala: "Kabrkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih." Maka menangislah beliau dengan sangat terharu, lalu para murid bertanya kepada beliau: "Apa yang membuatmu menangis, wahai Imam?" Beliau menjawab: "Tidakkah kalian memperhatikan rahmat Allah, di mana Dia menisbahkan rahmat dan ampunan kepada diri-Nya sendiri dengan berfirman: 'Bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang', sedangkan Dia tidak menisbahkan penyiksaan (sifat menyiksa) itu kepada diri-Nya sendiri; melainkan hanya menjadikannya sebagai milik-Nya dengan berfirman: 'Dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih', dan Dia tidak mengatakan 'Bahwa Akulah Yang Maha Menyiksa'? Maka aku teringat perkataan Ibnu Abbas ketika beliau berkata: 'Sesungguhnya Allah akan menurunkan rahmat-rahmat pada hari kiamat hingga Iblis menyangka bahwa Allah akan mengampuninya.'" [ENGLISH] Imam An-Nawawi—may Allah have mercy on him—was delivering a lesson to his students. He reached the verse of Allah Almighty: "Inform My servants that I am indeed the Forgiving, the Merciful, and that My punishment is indeed the painful punishment." He burst into tears, so the students asked him: "What makes you weep, O Imam?" He replied: "Have you not looked at the mercy of Allah, where He attributed mercy and forgiveness to Himself by saying: 'that I am indeed the Forgiving, the Merciful', yet He did not attribute the act of punishing directly to Himself? Rather, He referred to it merely as belonging to Him by saying: 'and that My punishment is indeed the painful punishment', and He did not say 'that I am the Punisher'? This reminded me of the saying of Ibn Abbas when he said: 'Indeed, Allah will send down mercies on the Day of Resurrection to such an extent that even Iblis (Satan) will think that Allah will forgive him.'"

  • [Fiksi Saintifik Futuristik] Hari Ketika Kecerdasan Buatan Mengambil Alih Dunia: Menyusuri Garis Waktu Masa Depan Manusia https://adimedu.blogspot.com/2026/08/fiksi-saintifik-futuristik-hari-ketika.html

  • Kanker di Indonesia: Antara Pengobatan Konvensional dan Paradigma Baru Penyelamatan Sel https://adimedu.blogspot.com/2026/08/kanker-di-indonesia-antara-pengobatan.html

  • https://youtu.be/wbgsruAlpqc

  • STATUS VERIFIKASI: [FAKTA] RINGKASAN EKSEKUTIF Peristiwa pembakaran 7 gedung pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah—termasuk Kantor Bupati dan Gedung DPRD—adalah peristiwa faktual nyata yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 18.45 WIT di Distrik Ilaga. Aksi anarkis massa tersebut dipicu oleh ketidakpuasan dan kekecewaan terkait penyaluran Dana Desa Tahap I Reguler Tahun 2026. Video yang diunggah oleh media resmi detikSulsel merupakan rekaman dokumentasi riil dari tempat kejadian perkara. ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF * Argumen/Data Pihak A (Massa Aksi / Warga Desa): Massa dari ratusan kampung dan distrik mendatangi lokasi penyaluran dana desa di Bank Papua dan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) lantaran ketidakjelasan dan keterlambatan pembagian Dana Desa Tahap I tahun 2026. Kekecewaan memuncak hingga mediasi yang dihadiri Bupati Puncak tidak memuaskan massa, memicu aksi amuk massa. * Argumen/Data Pihak B (Kepolisian / Pemerintah Daerah): Kepolisian Resor (Polres) Puncak membenarkan terjadinya peristiwa pembakaran tujuh fasilitas publik/pemerintahan. Aparat menyatakan penyaluran dana desa tahap I telah diselenggarakan secara resmi di Kantor Bank Papua. Bupati Puncak Elvis Tabuni sempat turun ke lokasi untuk melakukan dialog guna menenangkan massa sebelum situasi memanas dan membakar kantor PMK yang meluas ke gedung pemerintahan lain. TEMUAN FAKTA OBJEKTIF * Waktu & Lokasi Kejadian: Peristiwa pembakaran terjadi pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, sekitar pukul 18.45 WIT di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. * Fasilitas Terdampak: Tujuh gedung/kantor instansi pemerintah terbakar, yaitu: * Kantor Bupati Puncak * Kantor DPRD Puncak * Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) * Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) * Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) * Kantor Dinas Sosial * Kantor Keuangan / BPKAD * (Termasuk 1 unit kendaraan dinas operasional terparkir yangut hangus). * Penyebab Utama: Ketidakpuasan dan gesekan terkait penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun 2026 yang melibatkan warga dari 25 distrik / 206 kampung. * Keabsahan Video: Video berdurasi pendek tersebut diproduksi oleh redaksi detikSulsel (jaringan detikcom) yang bersumber dari rekaman amatir warga di lokasi kejadian saat api berkobar. DETEKSI MANIPULASI & BIAS * Autentisitas Media: Tidak ditemukan rekayasa kecerdasan buatan (AI) maupun fabrikasi/penyuntingan audio-visual pada rekaman video. * Pengemasan Informasi: Teks overlay "Massa Bakar 7 Gedung Pemerintahan di Puncak Papua, Ada Kantor Bupati-DPRD" secara akurat memuat fakta lapangan berdasarkan konfirmasi resmi Kepolisian tanpa ada distorsi narasi. REFERENSI PENDUKUNG * detikSulsel - 7 Gedung Pemerintahan di Puncak Papua Dibakar Massa, Kantor Bupati-DPRD * detikNews - 7 Kantor Pemkab Puncak Papua Tengah Dibakar Massa: Gedung Bupati-DPRD * CaraPandang - Massa Bakar 7 Kantor Pemerintahan di Puncak Papua, Diduga Protes Dana Desa

  • без подписи

  • STATUS VERIFIKASI: [SEBAGIAN BENAR / KONTEKSTUAL] RINGKASAN EKSEKUTIF Peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh anaknya menggunakan palu dan jasadnya dibuang ke sumur karena kesal dibangunkan salat Subuh adalah fakta nyata yang terjadi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Agustus 2026. Namun, visual utama dalam gambar unggahan tersebut merupakan rekayasa kecerdasan buatan (AI/SynthID) dan bukan foto asli TKP atau pelaku. Penggunaan logo "MAKASAR IINFO" juga berpotensi menyesatkan publik terkait lokasi kejadian perkara. ANALISIS MULTI-PERSPEKTIF * Argumen/Data Pihak A (Penyebar Konten / Narasi Gambar): Mengemas informasi kriminal tragis dengan judul yang memancing emosi (clickbait/sensasional) serta melengkapinya dengan visual rekayasa AI untuk meningkatkan daya tarik (engagement) di media sosial. * Argumen/Data Pihak B (Kepolisian / Penyidik Resmi): Kepolisian Resor (Polres) Kuningan membenarkan peristiwa pidana tersebut. Tersangka T (38) ditangkap usai membunuh ibu kandungnya, R (77), di Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Motif sementara yang digali penyidik menunjukkan tersangka emosi/kesal saat dibangunkan untuk menunaikan salat Subuh. TEMUAN FAKTA OBJEKTIF * Kejadian Perkara Nyata: Peristiwa penganiayaan berat hingga menewaskan ibu kandung dengan palu dan pembuangan jasad ke sumur benar-benar terjadi pada 8 Agustus 2026 di Desa Wanasaraya, Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pelaku sempat melarikan diri ke Brebes sebelum ditangkap jajaran Polres Kuningan. * Manipulasi Visual AI: Hasil analisis verifikasi media mengonfirmasi bahwa gambar latar utama (pria meringis di atas tempat tidur disaksikan seorang wanita) adalah hasil buatan/rekayasa generative AI (Google AI), bukan dokumentasi asli riil dari peristiwa tersebut. * Dokumentasi TKP Asli: Inset foto lingkaran kecil di sisi kanan memperlihatkan proses olah TKP dan evakuasi jasad oleh tim kepolisian/Inafis di sumur lokasi kejadian di Kuningan. DETEKSI MANIPULASI & BIAS * Dramatisasi Visual AI (Visual Manipulation): Penggunaan gambar ilustrasi AI yang menyerupai adegan nyata dapat mengelabui pembaca sehingga menganggap gambar tersebut sebagai foto asli pelaku dan korban di lokasi kejadian. * Bias Lokasi / Branding Menyesatkan (Misleading Context): Penggunaan nama header "MAKASAR IINFO" berpotensi menimbulkan kesalahpahaman bahwa peristiwa ini terjadi di Kota Makassar, padahal lokasinya berada di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. REFERENSI PENDUKUNG * detikNews - Pria di Kuningan Tega Bunuh Ibu gegara Kesal Dibangunkan Salat Subuh * Tribunnews Cirebon - Fakta-fakta Ibu Dirampas Nyawanya oleh Anak Kandung di Kuningan

  • без подписи

  • 12 авг.681из arabindo

    VONIS MATI ASSAD

  • https://youtu.be/xOwDLgbB4DI

  • AI BUKU BEKAS