𝗖𝗮𝘁𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗜𝘀𝗹𝗮𝗺𝘆 ﷽◐
Статистикаᴡʜᴇɴ ʏᴏᴜ ʟᴏsᴇ ʏᴏᴜʀ ʀᴇʟᴀᴛɪᴏɴsʜɪᴘ ᴡɪᴛʜ ᴀʟʟᴀʜ, ᴛʜᴇɴ ʏᴏᴜ ᴡɪʟʟ ʟᴏsᴇ ᴇᴠᴇʀʏᴛʜɪɴɢ 💖 Cr: All sosmed
- Последний пост
- 23 июн.
- Последнее чтение
- 15 авг.
- Постов за неделю
- 0
- Всего постов
- 21
- Тип
- открытый
- Язык
- индонезийский
- Категория
- Религия (по похожим)
- В каталоге с
- 13 авг.
- 1/24сутки в ленте
- —
- 1/48двое суток
- —
- 1/72трое суток
- —
Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.
Посты
Tap reaction sbg bentuk support. Thank's
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
Ada empat perkara yang menghalangi rezeki‼️ 1. نَوْمُ الصُّبْحَةِ Tidur di waktu pagi (sejak subuh hingga matahari terbit) 2. وَقِلَّةُ الصَّلَاةِ Sedikit melakukan shalat 3. وَالْكَسَلُ Bermalas-malasan 4. وَالْخِيَانَةُ Berkhianat / Tidak amanah / Mengingkari janji 📖 SUMBER: MANHAJUS-SAWII HLM. 104❗ 1⃣ Tidur di Waktu Pagi ☪ Secara Agama: Waktu pagi adalah waktu keberkahan, saat rezeki dibagikan Allah. Tidur di sini berarti melewatkan waktu yang paling utama untuk berikhtiar, berdoa, dan bekerja. 🧠 Secara Psikologis: - Bangun pagi mengaktifkan ritme sirkadian tubuh, membuat pikiran lebih jernih, fokus, dan energi lebih stabil seharian. - Kebiasaan bangun siang memicu rasa malas, rasa bersalah, dan perasaan “tertinggal” dari orang lain. Ini menurunkan rasa percaya diri dan semangat kerja. - Secara tidak sadar, pikiran menjadi pasif, kurang kreatif, dan peluang rezeki yang datang di jam-jam produktif sering terlewatkan. 2⃣ Sedikit Melakukan Shalat ☪ Secara Agama: Shalat adalah penghubung hamba dengan Tuhan. Sedikit shalat berarti lemah hubungan dengan Sang Pemilik Rezeki, sehingga keberkahan hilang. 🧠 Secara Psikologis: - Shalat memberi ketenangan, disiplin, dan rasa kendali atas hidup. Tanpa itu, pikiran mudah gelisah, cemas, dan bingung. - Orang yang jarang ibadah cenderung merasa hidupnya “hampa”, tidak punya tujuan jelas, dan mudah putus asa saat menghadapi kesulitan ekonomi. - Kurang rasa syukur membuat otak lebih sering melihat kekurangan, bukan kelimpahan, sehingga rezeki yang ada pun terasa sempit. 3⃣ Bermalas-malasan ☪ Secara Agama: Rezeki turun disertai usaha. Kemalasan adalah sifat yang dibenci Allah dan memutus jalan rezeki. 🧠 Secara Psikologis: - Malas adalah bentuk penghindaran dari tanggung jawab atau ketakutan gagal. Otak terbiasa memilih jalan termudah, sehingga kemampuan tidak berkembang. - Semakin malas, semakin rendah rasa harga diri dan kepercayaan diri. Pikiran menjadi penuh alasan, bukan solusi. - Sikap ini menciptakan lingkaran setan: malas → tidak ada hasil → merasa tidak mampu → makin malas. Akibatnya, peluang rezeki menjauh karena orang lain pun enggan bekerja sama. 4⃣ Berkhianat / Tidak Amanah ☪ Secara Agama: Amanah adalah dasar kepercayaan. Siapa yang berkhianat, Allah akan menjauhkan keberkahan dan membuat orang lain tidak percaya lagi padanya. 🧠 Secara Psikologis: - Orang yang tidak amanah hidup dalam ketakutan dan tekanan batin: takut ketahuan, takut dibalas, dan selalu was-was. Ini memakan energi mental yang seharusnya dipakai untuk berusaha. - Kepercayaan adalah aset terbesar. Jika hilang, sulit dibangun kembali. Secara sosial, orang akan menjauh, menutup peluang kerja sama, bisnis, atau bantuan — yang semuanya adalah pintu rezeki. - Rasa bersalah dan rasa tidak layak menerima kebaikan akan membuat otak secara tidak sadar “menghalangi” dirinya sendiri dari kesuksesan, karena merasa tidak pantas mendapatkannya. — @catatan_islamy
без подписи
ー @catatan_islamy
Kenapa Allah Wajibkan Wudhu Sebelum Shalat? Allah ﷻ berfirman: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila hendak mendirikan shalat, maka basuhlah wajah kalian, tangan, hingga siku, usaplah kepala, dan basuhlah kaki hingga mata kaki" (Q.S. Al Maidah: 6) Ayat ini bukan sekedar instruksi teknis. Ini adalah peta penyucian manusia sebelum menghadap Rabb semesta alam. Logika Spiritual Wudhu Wudhu bukan cuci kotoran biasa. Kalau sekedar bersih, mandi lebih lengkap. Tapi, Allah pilih bagian tertentu, karena itulah anggota tubuh yang paling sering: — menerima dosa (mata & wajah) — melakukan dosa (tangan) — merencanakan dosa (kepala) — melangkah menuju dosa (kaki) Allah ingin kita sucikan jalur masuk dosa. Rahasia Basuhan Wajah Wajah adalah identitas kita. Dari wajahlah pandangan keluar, dosa masuk, dan jati diri terlihat. Ketika membasuh wajah, itu bukan sekedar air menyentuh kulit. "Ya Allah, sucikan pandanganku dari yang haram, dan wajah ini jangan Kau hinakan di hari Kau singkap tirai." Rasulullah ﷺ bersabda: "Setiap dosa yang pernah dipandang oleh mata akan jatuh bersama tetesan air terakhir dari wudhunya." (H.R. Muslim) Rahasia Basuhan Tangan Tangan adalah alat perbuatan. Ia bisa menolong atau menyakiti, bisa memberi atau merampas. Dengan wudhu kita berkata: "Ya Allah, sucikan tanganku dari dosa, jadikan ia saksi kebaikan, bukan saksi kezaliman pada hari hisab." Rahasia Usapan Kepala Kepala adalah pusat akal & pikiran. Dari sinilah lahir rencana baik atau makar jahat. Mengusap kepala = simbol penyerahan akal kepada Allah. "Ya Allah, luruskan pikiranku, tundukkan egoku, agar sujudku bukan sekedar gerakan, tapi lahir dari kesadaran penuh." Rahasia Basuhan Kaki Kaki adalah saksi perjalanan hidup. Ia tahu kemana ia akan melangkah: ke masjid atau ke tempat maksiat. Membasuh kaki = menghapus jejak buruk "Ya Allah, tetapkanlah kakiku di jalan-Mu. Selamatkan aku dari tergelincir di shirath." Wudhu adalah proses penyucian lahir dan batin. Ia bukan sekedar syarat sah shalat, tapi ritual penghapusan dosa yang melekat di tubuh. Shalat tidak mungkin diterima tanpa wudhu, karena Allah tidak ingin kita berdiri di hadapan-Nya dengan tubuh yang masih kotor oleh jejak dosa. ー @catatan_islamy
без подписи
SUJUD SAHWI Sujud sahwi ialah sujud yang dilakukan di akhir shalat untuk menutupi atau memperbaiki kekurangan/kelalaian (sahw) yang terjadi dalam shalat. Kelalaian ini bisa karena lupa, ragu atau menambah/mengurangi gerakan shalat. إذا شك أحدكم فلم يدر أصلى ثلاثا أم أربعا فليلق الشك وليبن على اليقين وليسجد سجدتين قبل السلام، فإن كانت صلاته تامة كانت الركعة، والسجدتان نافلة له، وإن كانت ناقصة كانت الركعة تماما للصلاة، والسجدتان يرغمان أنف الشيطان "Ketika kalian ragu, tidak ingat apakah telah melakukan shalat tiga rakaat atau empat rakaat maka buanglah rasa ragu itu dan lanjutkanlah pada hal yang diyakini (hitungan tiga rakaat) dan hendaklah melakukan sujud dua kali sebelum salam. Jika shalat tersebut sempurna maka tambahan satu rakaat dihitung (pahala) baginya dan dua sujud merupakan kesunnahan baginya, jika ternyata shalatnya memang kurang satu, maka tambahan satu rakaat menyempurnakan shalatnya dan dua sujud itu untuk melawan kehendak syaitan." [ HR. Abu Daud ] ー @catatan_islamy
Yahya bin Mu'adz rahimahullah berkata, لا تستبطئ الإجابة وقد سددت طريقها بالذنوب "Janganlah engkau mengira pengabulan doamu itu terlambat, padahal engkaulah yang menutup jalan pengabulannya dengan dosa-dosa." 📚 Siyar A'lamin Nubala' (13/15) ─────────────── ー @catatan_islamy ♡ ㅤ ❍ㅤ ㅤ⎙ ⌲ ˡᶦᵏᵉ ᶜᵒᵐᵐᵉⁿᵗ ˢᵃᵛᵉ ˢʰᵃʳᵉ
без подписи