tgindex
Ibnu Al Iskandar

Ibnu Al Iskandar

Статистика

Dakwah Sunnah berdasarkan pemahaman Salafush Shalih.

Последний пост
14 авг.
Последнее чтение
15 авг.
Постов за неделю
2
Всего постов
48
Тип
открытый
Язык
und
В каталоге с
14 авг.
Подписчики
1 137
−4 за 4 дн.
Сутки
−1
−0,09%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
41
40 постов
Вовлечённость
3,6%
к подписчикам
Постов в день
0,3
всего 48
Упоминаний
1
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
1/48двое суток
1/72трое суток

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • Makna Kemerdekaan bagi Seorang Muslim Tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan Negara Indonesia, negara kita. Hari bersejarah yang selalu dikenang dan diingat oleh rakyat Indonesia. Dengan merdekanya Indonesia dari tangan penjajah, maka kita menjadi rakyat independen yang dapat bergerak bebas dan tidak terikat secara pemerintahan dengan negara lainnya. Dalam Islam, makna kemerdekaan lebih jauh dari sekedar kemerdekaan sebuah negara dan bangsa. Dalam Islam, kemerdekaan adalah tatkala seorang hamba bebas melakukan ketaatan kepada Allah Ta’ala tanpa adanya suatu penghalang apa pun. Dalam Islam, kemerdekaan adalah tatkala seorang muslim tidak memiliki penghalang antara dirinya dan surga Allah Ta’ala. Kemerdekaan terbesar adalah berlepas diri dari kesyirikan Dalam beribadah dan melakukan ketaatan kepada Allah, seseorang muslim tidak akan dikatakan merdeka, kecuali apabila hanya beribadah kepada Allah Ta’ala dan menjauhkan diri dari kesyirikan kepada-Nya. Karena di dalam penyelewengan dan pemberian ibadah kepada selain Allah Ta’ala, sejatinya merupakan bentuk perbudakan kepada makhluk selain Allah Ta’ala. Syekh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan mengenai hal ini. Beliau rahimahullah berkata, العبودية لله هي حقيقة الحرية، فمن لم يتعبد له، كان عابدا لغيره “Menjadi hamba Allah adalah kemerdekaan yang hakiki. Barangsiapa yang tidak menghamba kepada Allah, dia akan menjadi hamba kepada selain-Nya.” (Al-Majmu’ Al-Fatawa, 8: 306) Source: https://muslim.or.id/95100-makna-kemerdekaan-bagi-seorang-muslim.html 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • Solusi Ketika Jatuh Cinta Jika memungkinkan bagi orang yang sedang mabuk cinta untuk meraih cinta pujaan hatinya dengan ketentuan syariat, maka inilah terapi yang paling utama. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ. “ Wahaii sekalian pemuda, barangsiapa yang sudah mampu untuk menikah maka hendaklah dia segera menikah. Barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa karena puasa dapat menahan dirinya dari ketergelinciran perbuatan zina. ” (H.R Bukhari dan Muslim) Hadits ini memberikan dua solusi, yaitu solusi utama dan solusi alternatif. Solusi petama adalah menikah. Jika ini bisa dilakukan, maka inilah yang terbaik. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, لَمْ أَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ Saya belum pernah melihat (solusi) untuk dua orang yang saling jatuh cinta selain menikah (HR. Ibnu Majah, shahih). Adapun bagi yang belum mampu menikah, maka ada solusi alternatif yaitu berpuasa untuk meredam gejolak syahwatnya. https://muslim.or.id/36634-10-terapi-mabuk-cinta.html 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • 8 авг.35из Ibnu Al Iskandar

    Audio Murottal. 📖 Surah Maryam: 88-94 🎧 Abdulrahman Mossad 🎬 @ibnu.al.iskandar x @thequran_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar 📚 Tafsir Al-Mukhtashar 88. Dan orang-orang Yahudi, Nasrani, dan sebagian kaum musyrikin berkata, "Allah Yang Maha Pengasih memiliki seorang anak laki-laki." 89. Wahai orang-orang yang mengatakan ucapan tersebut, sungguh kalian telah mendatangkan perkara yang sangat mungkar. 90. Hampir-hampir saja langit pecah dan terbelah, bumi retak, dan gunung-gunung runtuh berantakan lantaran perkataan kalian yang mungkar ini. 91. Semua itu karena mereka menganggap Allah Yang Maha Pengasih memiliki anak. Sungguh Mahatinggi Allah setinggi-tingginya dari hal yang demikian itu. 92. Dan tidak pantas bagi Yang Maha Pengasih memiliki seorang anak, sebab Dia tersucikan dari hal tersebut. 93. Tidak ada seorang pun yang tinggal di langit, dan di bumi dari kalangan Malaikat, manusia, dan jin, melainkan akan datang kepada Tuhannya hari Kiamat kelak dalam keadaan tunduk. 94. Sungguh Dia telah mengetahui semua tentang mereka, dan mengetahui jumlah mereka dengan hitungan detail, sehingga tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya. Follow: @murottal_verse #hastagmurottal #tadabburdaily #quran #quranic #alquranmerdu

  • без подписи

  • Sikap Pertengahan Dalam Beragama Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah ditanya mengenai maksud dari sikap pertengahan dalam beragama. Beliau menjawab: Sikap pertengahan dalam beragama adalah sikap tidak ghuluw (ekstrem) dalam beragama, yaitu melewati batasan yang ditetapkan Allah Azza Wa Jalla, namun juga tidak kurang dari batasan yang ditetapkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bersikap pertengahan dalam beragama yaitu dengan meneladai jalan hidup Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Sedangkan sikap ghuluw, adalah melebihi dari apa yang beliau ajarkan. Dan taqshiir adalah yang melakukan kurang dari apa yang beliau ajarkan. Contohnya, seseorang mengatakan: ‘Saya ingin shalat malam dan tidak tidur setiap hari, karena shalat adalah ibadah yang paling utama maka saya ingin sepanjang malam saya dalam keadaan shalat‘. Maka kita katakan bahwa sikap ini adalah sikap ghuluw dalam beragama dan tidak benar. Hal yang semisal ini pun pernah terjadi di masa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam اجتمع نفر فقال بعضهم: أنا أقوم ولا أنام، وقال الآخر: أنا أصوم ولا أفطر، وقال الثالث: أنا لا أتزوج النساء، فبلغ ذلك النبي، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فقال، عليه الصلاة والسلام: ” ما بال أقوامٍ يقولون كذا وكذا أنا أصوم وأفطر، وأقوم، وأنام، وأتزوج النساء، فمن رغب عن سنتي فليس مني “Sekelompok orang berkumpul membicarakan sesuatu. Lelaki pertama berkata, saya akan shalat malam dan tidak tidur. Yang lain berkata, saya akan puasa dan tidak berbuka. Yang ketiga berkata, saya tidak akan menikah. Perkataan mereka ini sampai kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam . Kemudian beliau berkata, kenapa ada orang-orang yang begini dan begitu?! Aku shalat malam tapi juga tidur, aku puasa tapi juga berbuka, dan aku menikahi wanita. Barangsiapa yang membenci sunnahku, dia tidak di atas jalanku” (HR. Bukhari-Muslim) Source: muslim.or.id 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • Karakter Dari Pengikut Dajjal Bismillah.. berikut kami sampaikan pembahasan singkat terkait pengikut dajjal. Semoga bermanfaat. Dajjal, digambarkan dalam hadis-hadis Nabi sebagai seorang pendusta yang sebelah matanya buta, tertulis di keningnya huruf kaf fa’ dan ra’ (ك ف ر). Kemunculannya pertanda kiamat sudah sangat dekat. Dia menjadi fitnah terbesar dalam sejarah kehidupan manusia. Sampai-sampai, setiap Nabi yang diutus, mengingatkan umatnya tentang fitnah Dajjal. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: مَا بُعِثَ نَبِيٌّ إِلَّا أَنْذَرَ أُمَّتَهُ الأَعْوَرَ الكَذَّابَ، أَلاَ إِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ، وَإِنَّ بَيْنَ عَيْنَيْهِ مَكْتُوبٌ كَافِرٌ “Tidaklah diutus seorang nabi, melainkan dia mengingatkan kaumnya tentang si buta sebelah, sang pendusta. Ketahuilah Dajjal itu buta sebelah dan Tuhan kalian tidak buta sebelah. Diantara dua matanya tertulis: Kafir” (HR. Bukhari 7131). Suatu yang menarik, ternyata Dajjal adalah sosok raja yang ditunggu-tunggu oleh sekelompok aliran agama. Siapakan mereka? Yahudi! Iya, orang-orang Yahudi meyakini Dajjal sebagai raja yang akan menguasai lautan dan daratan. Mereka juga meyakininya sebagai salah satu tanda daripada tanda-tanda kebesaran Allah. Orang-orang Yahudi menamainya dengan nama Al-Masih bin Dawud. Perbedaan yang sangat mencolok antara mukmin dan yahudi. Orang-orang beriman, menunggu kedatangan Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam. Sementara mereka menunggu sang pendusta yang buta sebelah, penebar fitnah, yang bernama Dajjal. Bukti wahyu yang menunjukkan informasi ini, adalah hadis dari sahabat ‘Utsman bin Abil ’ash radhiyallahu’anhu, bahwa Nabi shallallahualaihi wa sallam bersabda, أكثر أتباع الدجال اليهود و النساء “Kebanyakan pengikut Dajjal, adalah orang yahudi dan kaum wanita” (HR. Ahmad, dalam musnad beliau 4/216-217). Source: muslim.or.id 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • Audio Murottal. 📖 Surah Al-'Ankabut: 56-58 🎧 Abdulrahman Mossad 🎬 @ibnu.al.iskandar x @thequran_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar 📚 Tafsir Al-Mukhtashar 56. Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman kepada-Ku! Berhijrahlah kalian dari negeri yang di situ kalian tidak bisa beribadah kepada-Ku dengan tenang, sesungguhnya bumi-Ku itu luas maka sembahlah aku semata dan janganlah engkau menyekutukan-Ku dengan sesuatupun. 57. Dan janganlah ketakutan terhadap kematian mencegah kalian untuk berhijrah, setiap jiwa akan merasakan kematian, kemudian hanya kepada Kami semata kalian kembali pada hari Kiamat untuk perhitungan dan pembalasan. 58. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal perbuatan saleh yang mendekatkannya kepada Allah, sungguh Kami akan menyiapkan untuk mereka kamar-kamar di Surga, di bawahnya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak terjamah oleh kefanaan. Balasan ini adalah sebaik-baik balasan untuk orang yang menjalankan ketaatan kepada Allah. Follow: @murottal_verse #hastagmurottal #tadabburdaily #quran #quranic #alquranmerdu

  • без подписи

  • Terus doakan saudara-saudara kita semuslim dimana pun mereka berada, terutama yang sedang diuji di Palestina. Jangan lelah berdoa Sebagian orang meremehkan bahwa jika seseorang hanya berdoa saja, maka itu menunjukkan betapa lemah dirinya. Maka, dugaan ini adalah bentuk penghinaan kepada ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama bersabda tentang betapa berharganya doa seorang mukmin untuk saudaranya, ما مِن عَبْدٍ مُسْلِمٍ يَدْعُو لأَخِيهِ بظَهْرِ الغَيْبِ، إلَّا قالَ المَلَكُ: وَلَكَ بمِثْلٍ “Tidaklah seorang muslim mendoakan saudaranya dalam kondisi saudaranya tidak mengetahuinya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya, ‘Semoga hal yang sama pun dapat engkau rasakan.’” (HR. Muslim no. 2732) Seseorang yang mampu mengangkat kedua tangannya kepada Allah, tulus berdoa kepada-Nya, di waktu-waktu yang Allah ijabah doa seorang hamba, adalah bentuk kelembutan hatinya terhadap sesama saudaranya yang beriman. Dan hadis ini sekaligus menunjukkan tentang keharusan berbuat baik kepada sesama mukmin walaupun dengan hal yang kita bisa berupa doa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di antara waktu yang hendaknya seorang muslim mendoakan saudaranya di Palestina adalah sepertiga malam terakhir, yang ketika itu Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia dan mengabulkan doa hamba-hamba-Nya. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama bersabda, يَتَنَزَّلُ رَبُّنا تَبارَكَ وتَعالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إلى السَّماءِ الدُّنْيا، حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ، يقولُ: مَن يَدْعُونِي فأسْتَجِيبَ له، مَن يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَن يَسْتَغْفِرُنِي فأغْفِرَ له “Allah turun ke langit dunia setiap sepertiga malam terakhir dan berseru, siapa pun di antara hamba-Ku yang berdoa, maka Aku akan kabulkan. Siapa yang meminta, niscaya Aku beri. Dan siapa yang meminta ampun, niscaya Aku ampuni.” (HR. Bukhari no. 6321) Jangan sampai lisan lantang menyuarakan pembelaan, tapi tangan tak pernah memanjatkan satu doa pun kepada Sang pemilik kehidupan. Kaum muslimin di Palestina boleh jadi tak banyak yang menolongnya, tetapi Allah adalah Zat yang sedikit pun tak akan pernah membiarkan hamba-hamba-Nya. Source: muslim.or.id 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • Penguasa adalah cerminan rakyatnya Pertama, Allah tidak mengubah suatu kaum kecuali mereka mengubah diri sendiri. Allah berfirman, إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. ar-Ra’d: 11) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, أنه تعالى لا يغير نعمة أنعمها على أحد، إلا بسبب ذنب ارتكبه “Allah tidak akan mengubah nikmat dari seseorang, kecuali dengan sebab dosa yang ia perbuat.” [6] Perubahan kondisi suatu kaum, termasuk kondisi penguasa mereka, terikat langsung dengan perubahan yang terjadi pada diri kaum itu sendiri. Kedua, Allah menjadikan penguasa zalim sebagai balasan atas kezaliman rakyatnya. Allah berfirman, وَكَذَٰلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ “Dan demikianlah Kami jadikan sebagian orang-orang zalim itu menjadi pemimpin bagi sebagian yang lain, disebabkan apa yang mereka usahakan.” (QS. al-An’am: 129) Ath-Thabari rahimahullah menjelaskan, أخْبَر جلَّ ثناؤُه أن بعضَهم أولياءُ بعضٍ، ثم عقَّب خبرَه ذلك بخبرِه عن أن وَلايةَ بعضِهم بعضًا بتوليتِه إياهم “Allah Maha Agung memberitahu bahwa sebagian dari mereka adalah pemimpin bagi sebagian yang lain, kemudian Dia menindaklanjuti pemberitahuan itu dengan memberitahu bahwa kepemimpinan sebagian mereka terhadap sebagian yang lain adalah karena Allah telah memberi mereka kekuasaan.” [7] Penguasa zalim bukan musibah yang jatuh dari langit tanpa sebab. Ia adalah balasan dari apa yang diperbuat rakyat itu sendiri. Sumber: https://muslim.or.id/113624-penguasa-adalah-cerminan-rakyatnya-sebuah-sebab-syari-yang-wajib-kita-yakini.html 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи

  • Audio Murottal. 📖 Surah An-Nahl: 52-55 🎧 Abdulrahman Mossad 🎬 @ibnu.al.iskandar x @thequran_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar 📚 Tafsir Al-Mukhtashar 52. Hanya kepunyaan Allah semata segala yang di langit dan yang ada di bumi, Dia lah Pencipta, Pemilik dan Pengaturnya. Hanya untuk-Nya semata ketaatan, ketundukan, keikhlasan sebagai hak yang tetap selama-lamanya. Apakah kalian takut kepada selain Allah? Jangan, akan tetapi takutlah kepada Allah saja. 53. Nikmat apapun yang ada pada kalian -wahai manusia-, baik nikmat agama atau dunia, maka itu semua dari Allah, bukan dari selain-Nya. Kemudian manakala kalian ditimpa ujian, sakit atau kemiskinan, maka hanya kepada Allah semata kalian berdoa dengan merendahkan diri agar Dia menghilangkannya dari kalian. Siapa yang memberikan kenikmatan dan menghilangkan kesulitan, maka Dia lah semata yang berhak disembah. 54. Kemudian bila Allah menjawab doa kalian, mengangkat kesulitan yang menimpa kalian, ternyata ada sekelompok orang dari kalian yang menyekutukan Rabb mereka, yang mereka sembah bersama-Nya sesembahan selain-Nya. Benar-benar tidak tahu balas budi. 55. Kemusyrikan menjadikan mereka mengingkari nikmat-nikmat Allah yang di antaranya adalah diangkatnya kesulitan, karena itu dikatakan kepada mereka, “Silakan kalian bersenang-senang dengan kenikmatan yang kalian dapatkan hingga azab Allah mendatangi kalian, cepat atau lambat.” Follow: @murottal_verse #hastagmurottal #tadabburdaily #quran #quranic #alquranmerdu

  • без подписи

  • Belajar dari Pengorbanan Keluarga Nabi Ibrahim ‘alaihis salam Allah ﷻ berfirman, إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ (٩٩) رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ (١٠٠) فَبَشَّرْنَاهُ بِغُلَامٍ حَلِيمٍ (١٠١) “Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku. Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang saleh. Maka Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) seorang anak yang penyantun.” (QS. Ash-Shaffat: 99–101) Yang dimaksud anak dalam ayat ini adalah Nabi Ismail ‘alaihis salam. Anak ini sangat dinantikan oleh Nabi Ibrahim, mengingat usianya yang sudah senja dan belum juga dikaruniai keturunan yang dapat melanjutkan risalah dakwahnya. Doa yang tulus dan penuh harap ini akhirnya dijawab oleh Allah ﷻ dengan kabar gembira akan lahirnya seorang putra yang memiliki sifat penyantun (halim). فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ “Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata, ‘Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab, ‘Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS. Ash-Shaffat: 102) Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan bahwa mimpi para nabi adalah wahyu, dan ini merupakan ujian berat dari Allah ﷻ kepada Khalilullah (kekasih Allah) untuk menyembelih putra kesayangannya yang baru saja ia dapatkan di usia tua. Perintah ini datang melalui mimpi untuk menunjukkan tingkat ketaatan Ibrahim ‘alaihis salam yang luar biasa. Sumber: https://muslimah.or.id/23300-belajar-dari-pengorbanan-keluarga-nabi-ibrahim-alaihis-salam.html 🎥 @ibnu.al.iskandar x @thesunnah_path 📂 t.me/ibnu_aliskandar Follow: @murottal_verse

  • без подписи