tgindex
Salafy Tual

Meniti Jalan Salaful Ummah

Последний пост
14 авг.
Последнее чтение
15 авг.
Постов за неделю
4
Всего постов
95
Тип
открытый
Язык
und
В каталоге с
13 авг.
Подписчики
592
−2 за 3 дн.
Сутки
0
0,00%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
79
40 постов
Вовлечённость
13,3%
к подписчикам
Постов в день
0,6
всего 95
Упоминаний
0
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
30
1/48двое суток
34
1/72трое суток
37

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • 212. Rezeki anak pada Allah #poster_faedah Join & Share ⤵ Telegram : https://t.me/fisdesign #baru

  • без подписи

  • 20 Prinsip Mendidik Anak Agar Taat dengan Cinta dan Keteladanan ➊ Tanamkan tauhid sejak dini Ajarkan anak mengenal Allah, mencintai-Nya, serta meyakini bahwa ketaatan kepada-Nya adalah tujuan hidup. ➋ Jadilah teladan sebelum menuntut anak Anak lebih mudah meniru apa yang mereka lihat daripada mengikuti nasihat yang hanya mereka dengar. ➌ Bangun komunikasi yang baik dengan anak Dengarkan mereka, pahami perasaannya, dan ajak berbicara dengan cara yang sesuai dengan usia mereka. ➍ Kenalkan aturan dengan alasan yang mudah dipahami Jelaskan mana yang boleh dan tidak boleh, serta tanamkan bahwa aturan dibuat untuk kebaikan dan menjaga mereka. ➎ Ajarkan anak mencintai kebaikan, bukan sekadar takut hukuman Tanamkan rasa cinta kepada Allah, Rasulullah ﷺ, kebaikan, dan amal saleh agar ketaatan tumbuh dari dalam hati. ➏ Gunakan bahasa yang lembut dan positif     Rasulullah ﷺ adalah suri teladan dalam tutur kata yang santun. ➐ Tegaskan batasan sejak dini    Jangan menunggu anak besar untuk mengenalkan aturan rumah. ➑ Libatkan anak dalam membuat aturan    Ini membuat mereka merasa dihargai dan ikut bertanggung jawab. ❾ Berikan konsekuensi yang jelas dan syar’i    Seperti hukuman mendidik, bukan melukai fisik atau emosinya. ❿ Konsisten dalam aturan    Jangan berubah-ubah agar anak tidak bingung. ⓫ Berikan pujian atau hadiah saat taat    Sebagai bentuk motivasi, tanpa memanjakan ⓬ Ajarkan anak tentang adab dan akhlak Islam     Seperti adab berbicara, makan, masuk kamar orang tua, dll. ⓭ Bangun kedekatan emosional    Anak yang dekat dengan orang tua akan lebih patuh. ⓮ Sediakan waktu berkualitas bersama anak     Agar komunikasi terjalin baik dan terbuka. ⓯ Jangan terlalu sering melarang tanpa solusi    Gantilah (kata) “jangan” dengan “lebih baik lakukan ini...”. ⓰ Bacakan kisah teladan anak-anak salih dari Al-Qur’an dan sirah     Seperti kisah Luqman dan anaknya (QS. Luqman: 13–19). ⓱ Didik dengan kelembutan tapi tegas jika perlu    Sebagaimana Rasulullah ﷺ dalam membina para sahabat. ⓲ Hindari membandingkan dengan anak lain    Fokus pada perkembangan anak sesuai kemampuannya. ⑲ Ajari tanggung jawab sejak kecil    Misalnya membereskan mainan, menjaga kebersihan diri. ⑳ Perbanyak istighfar dan muhasabah sebagai orang tua    Bisa jadi anak sulit taat karena dosa kita sendiri. Taatnya anak kepada orang tua bukan hanya karena aturan, tapi karena cinta, kedekatan, dan nilai Islam yang tertanam kuat dalam jiwa. Maka, didik anak bukan hanya dengan lisan, tapi juga dengan doa dan keteladanan. ˢᵃᵛᵉ ᵈᵃⁿ ˢʰᵃʳᵉ ○••┈┈ ᪥ https://t.me/Fawaid_Salafy ᪥https://whatsapp.com/channel/0029VaN6QT1BVJl95vC90V3k

  • ➡️💭🚩 Rambut Yang Tumbuh Di Bawah Bibir ▫️▫️▫️ 🎤 Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya: سئل الشيخ ابن عثيمين رحمه الله : بالنسبة للشعيرات التي تحت الشفة السفلى تقصر ، أم تبقى كما هي ؟ فأجاب : "تسمى العنفقة وليست من اللحية ، تبقى كما هي ، إلا إذا تأذى منها الإنسان  💬 "Bagaimana dengan bulu-bulu halus yang ada di bawah bibir bawah, apakah dipotong pendek atau dibiarkan sebagaimana adanya?" 🎤 Beliau menjawab: 💭🕯 "Itu disebut 'unfuqah dan bukan termasuk jenggot. Biarkan sebagaimana adanya, kecuali jika seseorang merasa terganggu karenanya." 📚 Selesai dari "Liqa' Al-Bab Al-Maftuh"(9/16) ▫️▫️▫️ 🌟 Catatan: 🗣️ 'Unfuqah = bulu halus yang tumbuh di antara bibir bawah dan dagu. ▫️▫️▫️ #unfuqah #syaikh_utsaimin ⚪️ Gabung channel 📱 https://t.me/ponpes_assunnah_batu 📱  https://bit.ly/whatsapp_ponpes_assunnah_batu 📸 https://bit.ly/ig_ponpes_assunnah_batu

  • Live stream finished (10 minutes)

  • Live stream started

  • 🌿 مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا 🌿 🫱 ❄️🌤 Bersama Kesulitan Selalu Ada Kemudahan ▫️▫️▫️ ✍️Sahabat yang dirahmati Allah, di tengah kesibukan dan berbagai ujian hidup yang terkadang terasa begitu berat, mari kita sejenak mentadabburi salah satu janji Allah ﷻ yang paling menenangkan hati. Janji ini bukan sekadar motivasi, tetapi janji dari Rabb semesta alam yang pasti benar. Allah ﷻ berfirman: > ﴿فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا﴾ 📖 "Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Asy-Syarḥ: 5–6) 🌱 Dua ayat yang mulia ini merupakan بشارة عظيمة (kabar gembira yang sangat agung) bagi setiap hamba yang sedang menghadapi ujian. Allah tidak membiarkan seorang mukmin menanggung kesulitannya sendirian. Setiap kali datang kesulitan, Allah telah menghadirkan kemudahan yang menyertainya. ☝️ Bahkan para ulama mengatakan, seandainya kesulitan itu masuk ke dalam sebuah lubang, niscaya kemudahan akan ikut masuk bersamanya hingga mampu mengeluarkannya. 📖 Tadabbur yang Indah Perhatikan dengan saksama firman Allah: > ﴿مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا﴾ ✏️ Allah tidak berfirman بعد العسر (setelah kesulitan), tetapi Allah berfirman مع العسر (bersama kesulitan). 🌦 Inilah pelajaran yang sangat menenangkan hati. ❄️ Artinya, kemudahan tidak selalu menunggu kesulitan selesai terlebih dahulu. Sejak awal ujian itu datang, Allah telah menyiapkan berbagai bentuk kemudahan yang berjalan beriringan dengannya. Hanya saja, sering kali kita baru menyadarinya setelah ujian itu berlalu. 😀 Keindahan Bahasa Al-Qur'an 🌟 Dalam ayat ini terdapat rahasia bahasa yang sangat indah. ✏️ Kata ﴿الْعُسْرِ﴾ (kesulitan) disebut dua kali dalam bentuk ma'rifah (definitif), sehingga menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah satu kesulitan yang sama. 🔖 Sedangkan kata ﴿يُسْرًا﴾ (kemudahan) disebut dua kali dalam bentuk nakirah (indefinitif), yang menunjukkan kemudahan yang beragam dan berulang. Karena itulah para ulama mengatakan: > لن يغلب عسرٌ يُسرين ☝️"Satu kesulitan tidak akan pernah mengalahkan dua kemudahan." Demikian penjelasan yang disebutkan oleh Imam As-Sa'di رحمه الله dalam tafsir beliau. 🌿 Maka Jangan Berputus Asa Jika hari ini engkau sedang diuji dengan sakit, kesempitan rezeki, masalah keluarga, hutang, kehilangan, atau berbagai beban kehidupan lainnya, janganlah berputus asa. ✔️ Yakinlah, tidak ada satu pun kesulitan yang Allah turunkan kecuali telah Dia sertakan bersamanya berbagai pintu kemudahan. Mungkin hari ini kita belum melihatnya, tetapi Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya. ✏️ Maka أحسن الظن بالله (berbaik sangkalah kepada Allah), واصبر (bersabarlah), dan توكل على الله (bertawakallah kepada-Nya). Teruslah berikhtiar, memperbanyak doa, dan jangan berhenti berharap kepada Rabb yang Maha Pengasih. 🤲 Semoga Allah ﷻ mengangkat setiap kesulitan yang sedang kita hadapi, melapangkan dada kita, memudahkan seluruh urusan kita, serta menjadikan setiap عُسْر sebagai jalan menuju يُسْر yang berlipat ganda. > ﴿وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا ۝ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ﴾ 📖 "Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. Ath-Thalāq: 2–3) 🤲 اللهم اجعل لنا من كل همٍّ فرجًا، ومن كل ضيقٍ مخرجًا، ومن كل عسرٍ يسرًا، وارزقنا حسن التوكل عليك والثقة بوعدك. آآمين ✍️ Al Ustadz Badr Mahri hafizhahullah ▫️▫️▫️ #kesulitan #kemudahan ⚪️Gabung channel 📱 https://t.me/ponpes_assunnah_batu 📱  https://bit.ly/whatsapp_ponpes_assunnah_batu 📸 https://bit.ly/ig_ponpes_assunnah_batu

  • Live stream finished (37 minutes)

  • Live stream started

  • Sebab, kebanyakan manusia tidak jatuh dalam satu lompatan, melainkan melalui langkah-langkah kecil yang dianggap sepele. ⛔️Fitnah yang Tidak Terasa ⚠️Fitnah scroll berbeda dengan fitnah lainnya. Orang yang mencuri biasanya tahu bahwa dirinya sedang berbuat dosa. Orang yang berdusta pun sadar bahwa ia sedang berdusta. ❓Namun orang yang scroll sering merasa dirinya tidak melakukan apa-apa. Padahal waktu terus berlalu,hati semakin sibuk,konsentrasi semakin lemah,k einginan beribadah mulai menurun. Yang lebih menyedihkan, banyak orang berkata, 💭"Saya tidak punya waktu untuk membaca Al-Qur'an." Padahal dalam sehari ia mampu menghabiskan satu hingga tiga jam di media sosial. Bukan waktunya yang kurang. ☝️Tetapi waktunya telah diambil sedikit demi sedikit tanpa disadari. ✔️Muhasabah Cobalah renungkan beberapa pertanyaan berikut. ❓ Berapa kali hari ini kita membuka media sosial? ❓ Berapa menit yang kita gunakan untuk membaca Al-Qur'an? ❓ Mana yang lebih sering kita lihat, mushaf atau layar ponsel? ❓ Mana yang lebih kita hafal, ayat-ayat Al-Qur'an atau video yang lewat di beranda? 🫱Pertanyaan-pertanyaan ini bukan untuk menyalahkan siapa pun, tetapi untuk mengajak diri kita bermuhasabah. Teknologi adalah nikmat dari Allah jika digunakan pada tempatnya. Melalui media sosial kita bisa belajar ilmu, menyebarkan dakwah, menyambung silaturahmi, dan memperoleh banyak manfaat. Akan tetapi, ketika ia menguasai hati dan menyita waktu tanpa kendali, di situlah ia berubah menjadi fitnah. Maka sebelum kita menyalahkan algoritma, media sosial, atau perkembangan zaman, marilah kita bertanya kepada diri sendiri: ✊Apakah aku masih mengendalikan ponselku, atau justru ponselku yang telah mengendalikan hidupku? Pada episode berikutnya, insyaallah kita akan membahas bagaimana fitnah scroll mencuri waktu kita sedikit demi sedikit, disertai dalil-dalil Al-Qur'an, hadis-hadis sahih, serta nasihat para ulama tentang betapa berharganya setiap detik umur seorang muslim. 🤲Semoga Allah menjaga hati, pandangan, dan waktu kita agar senantiasa digunakan dalam ketaatan kepada-Nya. Aamiin. ✍️ Al Ustadz Abu Miqdadhafizhahullah ▫️▫️▫️ #scroll ⚪️Gabung channel 📱 https://t.me/ponpes_assunnah_batu 📱  https://bit.ly/whatsapp_ponpes_assunnah_batu 📸 https://bit.ly/ig_ponpes_assunnah_batu

  • 🌟🌟FITNAH SCROLL ✏️Bagian Pertama ▫️▫️▫️ 📱 Scroll yang Tampak Biasa, Mengapa Bisa Menjadi Fitnah? بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 🤲 Segala puji hanya milik Allah Ta'ala yang telah memberikan kepada kita nikmat iman, kesehatan, dan waktu. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, dan seluruh orang yang mengikuti petunjuk beliau hingga hari kiamat. ☝️ Di zaman ini, hampir tidak ada seorang pun yang benar-benar lepas dari telepon genggam. Ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi. Di dalamnya ada pekerjaan, pendidikan, dakwah, berita, hiburan, bahkan hampir seluruh aktivitas manusia. ⛅️ Namun, di balik semua manfaat tersebut, tersembunyi sebuah fitnah yang sering kali tidak disadari. Fitnah itu bukan sekadar isi media sosial, melainkan kebiasaan "scroll" tanpa kendali. 📌Ironisnya, banyak orang menganggapnya hal yang biasa. ✴️ "Saya hanya membuka Instagram lima menit." ✴️ "Saya hanya ingin melihat satu video di TikTok." ✴️ "Saya hanya ingin membaca satu postingan di Facebook." ✊ Lima menit berubah menjadi tiga puluh menit. Tiga puluh menit berubah menjadi satu jam. Tanpa terasa, adzan telah berkumandang, hafalan Al-Qur'an belum dibuka, buku belum dibaca, pekerjaan tertunda, sementara jari masih terus menggeser layar. Inilah yang ingin kita renungkan bersama. ⁉️  Apa Itu Scroll? 📣 Kata scroll berasal dari bahasa Inggris yang berarti menggeser tampilan layar ke atas atau ke bawah untuk melihat konten berikutnya. Dahulu, aktivitas ini hanya merupakan sebuah fungsi pada komputer dan telepon genggam. 🗣️ Namun, dalam beberapa tahun terakhir, istilah scroll menjadi sangat populer. Muncul berbagai ungkapan seperti: 🌟"Lagi scroll." 🌟 "Scroll dulu sebentar." ✴️ "Scroll TikTok." ✴️ "Scroll Instagram." 💬Bahkan para pakar teknologi mengenalkan istilah doomscrolling, yaitu kebiasaan melihat konten tanpa henti, terutama berita atau video, meskipun sebenarnya tidak lagi memberikan manfaat. ⚠️ Yang berbahaya bukanlah gerakan menggeser layar itu sendiri, tetapi ketika aktivitas tersebut menguasai waktu, pikiran, dan hati seseorang. ❓Mengapa Scroll Sangat Sulit Dihentikan? Pernahkah kita berkata, 💭 "Hanya lima menit." 🚫Namun ketika melihat jam, ternyata sudah satu atau dua jam berlalu? Ini bukan semata-mata karena lemahnya kemauan kita. 📌❌Platform media sosial memang dirancang agar pengguna bertahan selama mungkin. Ketika satu video selesai, video berikutnya langsung muncul. Ketika satu berita selesai dibaca, muncul berita lain. Tidak ada halaman terakhir. 🔥 Akhirnya seseorang tidak lagi membuka media sosial karena kebutuhan, tetapi karena kebiasaan. Padahal seorang muslim diajarkan untuk mengendalikan dirinya, bukan dikendalikan oleh kebiasaan. 📣Dari Hal yang Mubah Menuju Hal yang Melalaikan Di sinilah fitnah scroll mulai bekerja. 🎤 Seseorang membuka YouTube untuk mendengarkan kajian. 💻 Setelah kajian selesai, muncul video lain. 📺 Kemudian muncul berita. 🎇 Lalu video olahraga. 🏖 Lalu hiburan. 📣 Lalu gosip. ⚠️ Kemudian video yang menampilkan aurat. 🆕 Setelah itu musik. 💬⚡️ Lalu komentar-komentar yang penuh caci maki. ☝️ Semua terjadi hanya karena satu gerakan kecil: scroll. Setan tidak selalu mengajak manusia langsung kepada kemaksiatan besar. Ia sering memulai dengan sesuatu yang mubah, kemudian melalaikan, lalu menyeret sedikit demi sedikit kepada perkara yang tidak diridhai Allah. Allah Ta'ala berfirman: > يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ وَمَنْ يَتَّبِعْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ 📖"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan menyuruh kepada perbuatan keji dan mungkar." (QS. An-Nur: 21) ☝️Perhatikan ayat ini. Allah tidak mengatakan, "Jangan lakukan kemaksiatan," tetapi "jangan mengikuti langkah-langkah setan."

  • بـــــــــسم اللّــــــه الرّحمن الرّحيم :: 📣 SIMAK & IKUTILAH :: KAJIAN LIVE STREAMING Via Telegram  ※l▶l※ إن شاء الله 🗓 Ahad || Malam Ini 🕔 Waktu : Ba'da Magrib - Selesai 🎙 In syaa Allah bersama,       Al-Ustadz Harits bin Salman حفظه الله 📖 Pembahasan Kitab,       Kitabul Ilmi 📝 Karya Asy Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah 📌 Pertemuan ke-123 🌐 Link Live Streaming:       https://t.me/salafytual

  • 🌟 Kolom Sahabat Santri ▫️▫️▫️ 🌟🤝🌟✍️ Menjadi Santri yang Bersih ☝️ Kebersihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan para santri. Lingkungan pondok pesantren mendidik para santri untuk senantiasa menjunjung tinggi kedisiplinan dan menjaga kebersihan. Dengan lingkungan pesantren yang bersih dan nyaman, suasana belajar pun akan menjadi lebih kondusif. 💭 Dalam Islam, ajaran untuk hidup bersih salah satunya diwujudkan melalui thaharah (bersuci), seperti berwudhu. Sebagai seorang santri, menjaga wudhu tentu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Manfaat dan Hikmah Menjaga Wudhu. 🌟💧 Menjaga wudhu secara konsisten memberikan banyak keutamaan bagi seorang muslim, diantaranya adalah sebagai berikut; 🌟Pertama, Kebiasaan berwudhu yang mencakup membasuh tangan, wajah, hingga kaki secara rutin merupakan perlindungan fisik yang efektif dari mikroba penyebab penyakit. 🌟 Kedua, Wudhu memastikan bagian-bagian tubuh yang sering berinteraksi dengan luar tetap dalam kondisi bersih. 🌟 Ketiga, Menjaga wudhu memiliki keutamaan yang sangat besar. Contoh nyata ditunjukkan oleh sahabat Bilal bin Rabah Radhiallahu anhu, yang senantiasa berwudu setiap kali hadasnya batal hingga kebiasaan tersebut menjadi salah satu amalan yang mengantarkannya ke surga. 🌟 Allah subhanahu wataala juga memuji orang-orang yang gemar bersuci, sebagaimana firman-Nya mengenai penduduk Quba yang senantiasa menjaga kebersihan diri mereka setelah buang air (Q.S At taubah: 108). ☝️Syariat islam juga telah memberikan ketentuan-ketentuan bagaimana menjaga kebersihan sesuai fitrah. Sebagaimana sunnah sunnah yang telah diajakarkan oleb Rasulullah ﷺ seperti, 👉 Satu, Memotong Kuku (Taqlimul Azfar): Rutin memotong kuku sangat penting untuk mencegah penumpukan kotoran dan bibit penyakit di balik kuku. 🫴 Dua, Merapikan Kumis (Qashush Syawarib): Memotong atau merapikan kumis agar tidak melebihi bibir, sehingga kotoran tidak ikut tertelan saat makan dan minum. 🫱 Tiga, Mencukur Bulu Halus Tubuh: Seperti mencukur bulu kemaluan (istihdad) dan mencabut bulu ketiak untuk mencegah penumpukan kotoran serta bakteri penyebab bau badan. 🤝 Empat, Khitan bagi laki-laki bertujuan membersihkan sisa kotoran dan najis pada bagian tubuh tertentu agar tetap higienis. ✏️ Selain itu, ada beberapa hal keutamaan dan hikmah dalam menjaga kebersihahan melalui upaya upaya sebagai berikut ini ; ☝️ Satu, Mencuci Lipatan Jari (Ghuslul Barajim): Menyela-nyela jari dan membersihkan setiap lekukan atau lipatan persendian agar tidak ada kotoran yang terselip. ✌️ Dua, Kebersihan Mulut dan Hidung: Bersiwak atau menyikat gigi, berkumur-kumur (madmadah), serta memasukkan air ke hidung (istinsyaq) untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan dan area mulut. 🫱 Disiplin dalam menjaga kebersihan telah Rasulullah ﷺ ajarkan yaitu tidak membiarkan kuku, kumis, bulu ketiak, dan bulu kemaluan tidak dirapikan lebih dari 40 hari. 🫱 Meski demikian, memotong dan merapikannya secara rutin setiap pekan—terutama pada hari Jumat sebelum shalat Jumat—sangat dianjurkan. 🤝 Dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih sesuai assunnah, seorang santri tidak hanya menjalankan perintah syariat untuk meraih ridha dan kecintaan Allah subhanahu wataala, tetapi juga secara aktif melindungi diri dan lingkungannya dari bahaya kuman, virus, dan penyakit. Barakallahu fiikum 🗓 Batu, 23 Shafar 1448 | 07 Agustus 2026 ✍️ Dr. Hartanto Yusufa hafizhahullah ▫️▫️▫️ #sahabat_santri #bersih ⚪️ Gabung channel 🌐 https://t.me/ponpes_assunnah_batu 🌐 https://bit.ly/whatsapp_ponpes_assunnah_batu

  • 🌷🪷🌺🌼 JAGALAH BAIK-BAIK PASANGAN YANG SETIA DAN MENCINTAIMU ▫️▫️▫️ 🌟 Sebuah bait syair mengatakan, وَإِذَا رُزِقْتَ بِمَنْ يُحِبُّكَ صَادِقًا فَحَافِظْ عَلَيْهِ فَمِثْلُهُ لَا يُوجَدُ ✍️ “Dan apabila engkau dikurniakan seseorang yang setia mencintaimu dengan tulus, maka jagalah ia baik-baik karena orang yang sepertinya tidak akan mudah ditemukan” ☝️Para ulama tafsir, ahli sejarah dan selainnya telah menceritakan bahawa Nabi Ayyub عليه السلام pada mulanya adalah seorang yang memiliki harta yang melimpah ruah. Kekayaannya mencakup berbagai macam bentuk dan jenis, mulai dari hewan ternak, unta, sapi, kambing, para hamba sahaya, hingga kepada tanah-tanah yang luas di daerah Batsaniyyah yang merupakan bahagian dari wilayah Hauran. 🌟 Ibnu 'Asakir رحمه الله juga meriwayatkan bahwa seluruh tanah di wilayah tersebut adalah milik Nabi Ayyub عليه السلام. Selain harta yang berlimpah, baginda juga dianugerahkan keturunan yang banyak dan keluarga yang besar. Namun kemudian seluruh kenikmatan duniawi tersebut dicabut dan diambil kembali dari diri baginda. 🌟 Tidak hanya diuji dengan hilangnya harta dan keluarga, Nabi Ayyub عليه السلام juga diuji pada tubuhnya dengan berbagai macam jenis penyakit dan bala. Tidak ada satu pun anggota badannya yang dalam keadaan sehat dan selamat, kecuali hati dan lisannya saja. ☘️ Meskipun dalam keadaan tubuh yang sangat menderita, kedua organ tersebut digunakan oleh baginda untuk senantiasa berzikir mengingat Allah 'Azza wa Jalla. 🌒🍁 Di tengah semua ujian duniawi itu, baginda tetap menjadi hamba yang sangat sabar, senantiasa mengharap pahala di sisi Allah (muhtasib), serta terus-menerus berzikir kepada Allah 'Azza wa Jalla, baik di waktu malam, siang, pagi, mahupun petang. 🍁 Sakit baginda berlangsung sangat lama hingga teman duduknya menjauhinya, orang yang biasa menemani merasa rimas (risih) dengannya. Baginda dikeluarkan dari kotanya dan dibuang di tempat pembuangan sampah di luar kota. Orang pun memutuskan hubungan dengan baginda, tidak ada seorang pun yang tersisa untuk mengasihinya selain isterinya. Sang istri senantiasa menjaga hak suaminya, serta mengingat kebaikan masa lalu sang suami dan kasih sayang suaminya kepadanya. Maka istri baginda selalu bolak-balik mendatanginya untuk mengurus keadaannya, membantunya menunaikan hajatnya, serta mengurus segala kemaslahatannya. Hingga akhirnya keadaan sang istri melemah dan hartanya habis, sampai-sampai sang istri harus bekerja membantu orang lain dengan upah agar dapat memberi makan Nabi Ayyub عليه السلام dan bertahan demi kelangsungan hidupnya. 🤲 (semoga Allah meridhainya dan membuatnya diridhai.) 🌹 Sang istri begitu sabar mendampingi Nabi Ayyub عليه السلام atas musibah yang menimpa mereka berdua, mulai dari kehilangan harta dan anak, serta musibah khusus yang menimpa suaminya (berupa penyakit), sempitnya keadaan ekonomi, hingga keharusan bekerja untuk orang lain setelah sebelumnya ia hidup dalam kebahagiaan, gelimang nikmat, dilayani dan dihormati. ☝️Maka sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepadaNya lah kita akan kembali. 📚 Al-Bidayah wan Nihayah, 1/508 ✍️ Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله ▫️▫️▫️ #istri #shalihah ⚪️ Gabung channel 📱 https://t.me/ponpes_assunnah_batu 📱 https://bit.ly/whatsapp_ponpes_assunnah_batu

  • Live stream finished (51 minutes)

  • Live stream started

  • без подписи

  • Hakikat Kehidupan Dunia ⤷ Oleh: Ustadz Abu Nashim Mukhtar hafizhahullah ˢᵃᵛᵉ ᵈᵃⁿ ˢʰᵃʳᵉ ○••┈┈ ᪥ https://t.me/Fawaid_Salafy ᪥https://whatsapp.com/channel/0029VaN6QT1BVJl95vC90V3k ʳᵉᶠʳᵉⁿˢᶦ http://t.me/SalafyGemba

  • Live stream finished (34 minutes)

  • Live stream started