Syabab Salafy Creative
Статистика√ Berkarya untuk dakwah karena Allah. √ Jangan pernah merasa berjasa untuk dakwah. √ Berilmu, beramal, istiqamah. ________________________________________ 🇮🇩 Dakwah Pemuda Salafy Nusantara 🇲🇨 ___Dakwah Ahlussunnah waljama'ah___
- Последний пост
- 24 февр.
- Последнее чтение
- 13 авг.
- Постов за неделю
- 0
- Всего постов
- 39
- Тип
- открытый
- Язык
- индонезийский
- В каталоге с
- 13 авг.
- 1/24сутки в ленте
- —
- 1/48двое суток
- —
- 1/72трое суток
- —
Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.
Посты
без подписи
без подписи
📖 Al-Mukhtasar fi Tafsir Al-Qur’an (Versi Digital)📱 Bismillah. Bagi yang ingin membaca tafsir Al-Qur’an dengan bahasa yang ringkas dan mudah dipahami, berikut kami bagikan versi digital dari kitab Al-Mukhtasar fi Tafsir Al-Qur’an. ✨ Sekilas tentang kitab ini: ▪️ Apa itu Al-Mukhtasar fi Tafsir Al-Qur’an? Kitab ini merupakan tafsir Al-Qur’an yang disusun secara ringkas dengan gaya bahasa yang mudah dipahami oleh keumuman kaum muslimin. Tujuannya agar pembaca lebih mudah memahami dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an. ▪️ Siapa Penyusunnya? Disusun oleh sejumlah ulama pakar tafsir dari Arab Saudi, diterbitkan oleh Markaz Tafsir lid Dirasat Qur’aniyah, sebuah lembaga yang berkhidmat di bidang studi Al-Qur’an. ▪️ Rekomendasi Ulama Kitab ini telah direkomendasikan oleh Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh rahimahullah, Mufti Arab Saudi sebelumnya yang belum lama wafat. ▪️ Bahasa yang Tersedia Pada asalnya berbahasa Arab, dan telah diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia. 🔗 Akses Versi Digital 📌 Versi Web https://drive.google.com/file/d/1SaBj93lq9TGTdFJPzwJCMpmhbkV3kB9H/view?usp=drivesdk (Akan diarahkan terlebih dahulu ke file PDF yang berisi barcode menuju link webnya.) 📱 Versi Aplikasi (Android) https://play.google.com/store/apps/details?id=online.smartech.mukhtasar 🤲 Semoga Allah menjadikan kitab ini sebagai sarana untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, memahami maknanya, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Barakallahu fiikum. 🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰 🔗 Gabung & Bagikan: https://t.me/syababsalafycreative
"Tapi saya belum bisa membaca tulisan Arab dan mengerti artinya." Tenang saja! Insyaallah tersedia dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Pokoknya, instan! Tambah minat, kan? Kalau Anda rasa informasi ini bakal bermanfaat untuk banyak orang, boleh dong bantu share dulu info ini! Jazakumullah Khairan wa Barakallahu fiikum.
без подписи
📚 E-Book Gratis Resmi dari Pemerintah Arab Saudi Pemerintah Arab Saudi menyediakan berbagai e-book gratis yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Seluruh materi disusun berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, sehingga dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk menambah ilmu dan pemahaman keislaman. Silakan unduh e-book yang Anda butuhkan melalui tautan resmi berikut: 🔗 https://risala.prh.gov.sa/id/main-content Semoga Allah menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai manfaat dan keberkahan bagi kita semua. ♻️ Mari bagikan informasi ini agar menjadi amal jariyah yang terus mengalir 📲 Turut berbagi: https://t.me/syababsalafycreative
▪ Taatil (تاتل) Nama ini dikaitkan dengan aktivitas "mengambil atau menimba air". Sebagian ahli bahasa menghubungkannya dengan kebiasaan masyarakat gurun yang mempersiapkan air menghadapi musim panas. Nama ini bisa jadi merujuk pada fase persiapan menghadapi musim kering. ▪ Zaahir (الزاهر) Maknanya adalah “yang bercahaya” atau “yang bersinar”. Sebagian penjelasan sejarah menyebutkan bahwa pada periode tertentu, bulan ini bertepatan dengan masa tumbuhan mulai tumbuh atau tampak menghijau, sehingga tampak “bercahaya” di tengah padang pasir. ▪ Nathil (ناطل) Berasal dari kata an-nathl yang berarti "tegukan" atau "sesuatu yang dituangkan". Sebagian ahli sejarah mengaitkannya dengan kebiasaan sosial masyarakat Arab saat itu, termasuk aktivitas jamuan dan pertemuan. ⚠️ Perlu dipahami bahwa informasi ini disebutkan dalam sebagian literatur sejarah bahasa Arab. Ia dipahami sebagai catatan sejarah linguistik, bukan riwayat syar’i yang bersifat pasti. 2️⃣ Pembahasan Ulama tentang Penyebutan “Ramadhan” Tanpa Kata “Bulan” Ada satu pembahasan menarik di kalangan ulama: apakah boleh menyebut “Ramadhan” saja tanpa mengatakan “bulan Ramadhan”? Hal ini dikarenakan ada riwayat yang melarang hal itu, dengan alasan bahwa Ramadhan termasuk nama Allah. Namun para ulama hadits menilai riwayat tersebut lemah karena adanya perawi yang tidak kuat. Sebaliknya, dalam hadits-hadits shahih disebutkan tanpa kata شهر (bulan): إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة “Apabila Ramadhan datang, dibukalah pintu-pintu surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Karena itu mayoritas ulama membolehkan penyebutan “Ramadhan” secara langsung. Sebagian ulama tetap menyukai penyebutan lengkap “bulan Ramadhan” karena mengikuti lafaz Al-Qur’an, namun tidak menganggap penyebutan singkat sebagai kesalahan. Penegasan yang Lebih Penting Setelah menelusuri akar kata, sejarah penamaannya, dan pembahasan ulama, kita menyadari bahwa nama Ramadhan menyimpan dimensi bahasa, sejarah, dan syariat. 👉 Namun yang lebih penting dari sekadar mengetahui asal nama adalah bagaimana kita memuliakan bulan ini dengan ilmu dan amal. Ramadhan bukan hanya istilah bahasa yang bermakna panas. Ia adalah bulan turunnya Al-Qur’an, bulan pengampunan, bulan latihan ketakwaan. 🤲 Semoga Allah Ta’ala memberikan kepada kita taufik untuk: ✓ mempersiapkan diri menyambut Ramadhan dengan ilmu yang benar, ✓ mengisinya dengan ibadah yang ikhlas, ✓ memanfaatkan setiap harinya untuk mendekat kepada-Nya. ✓ Dan semoga Allah memanjangkan usia kita dalam kebaikan, sehingga kita dapat menjumpai Ramadhan tahun ini dan Ramadhan-Ramadhan berikutnya dalam keadaan iman dan kesehatan. Wallahu a‘lam bish-shawab. 〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰 ✍ Dirangkum dari beberapa sumber. 🔗 Gabung dan Bagikan: https://t.me/syababsalafycreative
🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰 🔖🌘 SEPUTAR NAMA RAMADHAN 🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰 Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh kaum muslimin. Di dalamnya terdapat kewajiban puasa, malam-malam yang penuh keberkahan, serta turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Tidak sedikit yang mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambutnya, karena Ramadhan bukan sekadar pergantian waktu, tetapi musim kebaikan yang agung. Namun pernahkah terlintas dalam benak kita: dari mana sebenarnya nama Ramadhan berasal? Apa makna kata tersebut dalam bahasa Arab? Bagaimana ia dikenal oleh orang-orang Arab sebelum Islam, dan bagaimana para ulama menjelaskan penggunaannya? Mari kita menelusuri hal itu secara bertahap. Asal-Usul Nama Ramadhan dari Sisi Bahasa Secara etimologi, kata Ramadhan (رمضان) berasal dari akar kata: رَمِضَ – يَرْمَضُ yang bermakna: - panas yang sangat terik - tanah atau batu yang membakar karena sengatan matahari - rasa panas yang menyengat Para ahli bahasa klasik, seperti Ibn Faris dalam Maqayis al-Lughah dan Al-Jauhari dalam Ash-Shihah, menjelaskan bahwa akar kata ini menunjukkan makna al-hararah asy-syadidah (panas yang sangat kuat). Dari akar yang sama lahir istilah: 1. Kata الرَّمَضُ : panas yang membakar 2. Kata الرَّمْضَاءُ : pasir yang sangat panas Sebagian ulama bahasa menjelaskan bahwa bangsa Arab dahulu menamai bulan-bulan sesuai kondisi musim ketika penamaan itu ditetapkan. Pada masa itu, bulan ini bertepatan dengan musim panas yang sangat terik. Karena itulah dinamakan Ramadhan, yakni bulan yang identik dengan panas yang membakar. Setelah Islam datang dan kalender qamariyah berjalan tetap tanpa penyesuaian musim, posisi Ramadhan terus bergeser sepanjang tahun. Namun namanya tetap dipertahankan sebagaimana yang telah dikenal. Penggunaan Nama Ramadhan dalam Tradisi Arab dan Islam Nama Ramadhan sendiri bukanlah nama baru yang muncul setelah Islam. Bangsa Arab telah mengenalnya sebelum masa kenabian. Islam kemudian mempertahankan nama tersebut dan memuliakannya dengan syariat puasa serta turunnya Al-Qur’an. Allah Ta’ala berfirman: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an.” (QS. Al-Baqarah: 185) Ayat ini menunjukkan bahwa Islam tidak mengganti namanya, tetapi memberikan kedudukan yang sangat agung pada bulan tersebut. Makna Spiritual yang Disebutkan Para Ulama Sebagian ulama juga menyebutkan makna hikmah dari nama ini. Di antaranya disebutkan bahwa Ramadhan dinamakan demikian karena ia “membakar dosa-dosa” dengan amal saleh dan taubat. Makna ini dipahami sebagai makna hikmah, bukan asal bahasa. Secara bahasa, Ramadhan tetap bermakna panas yang terik. Adapun pembakaran dosa adalah faedah syar’i dari ibadah di dalamnya. Dengan demikian, sisi bahasa dan sisi hikmah berjalan seiring, namun tidak dicampuradukkan. ✋ Oh ya, Ada Sejumlah Fakta Menarik Seputar Nama Ramadhan, lho! Berikut ini di antaranya: 1️⃣ Nama-Nama Bulan Ini Sebelum Masa Islam Sebagian ahli sejarah bahasa Arab menyebutkan bahwa sebelum sistem penamaan bulan stabil, bulan yang kini dikenal sebagai Ramadhan pernah dikenal dengan beberapa nama di kalangan Arab kuno. Di antaranya: ▪ Natiq (الناتق) Kata ini berasal dari akar nataqa yang bermakna "mengguncang" atau "menggerakkan". Sebagian penjelasan menyebutkan bahwa bulan ini dinamakan demikian karena: terjadinya pergerakan dan aktivitas besar di kalangan suku-suku Arab, atau karena perubahan musim yang cukup terasa, atau karena gejolak sosial dan perdagangan yang meningkat. Makna “mengguncang” menunjukkan adanya dinamika yang kuat pada masa itu.
Hmm... Untuk kuis yang terakhir, sayangnya masih banyak yang memilih jawaban yang tidak tepat ya. Tapi, tidak mengapa, semua kita masih dalam proses belajar, dan kesalahan adalah hal yang wajar terjadi. Justru hal itu seharusnya menjadi penyemangat bagi kita untuk terus menambah ilmu. Bagaimana jika setelah ini ada sedikit pembahasan seputar nama bulan Ramadan? Jika setuju, boleh dong berikan emoji 👍!
без подписи
без подписи
🥀 Angan-angan terbesar orang-orang yang telah mati di alam kubur adalah hidup sesaat untuk bertobat dan beramal shalih yang luput mereka kerjakan. ⏱ Sementara itu, orang-orang yang masih hidup di dunia ini justru menyia-nyiakan hidup mereka sehingga umur mereka habis percuma dalam kelalaian. 🔥 Bahkan, sebagian mereka ada yang menghabiskannya untuk maksiat. 〰〰〰〰〰〰〰〰 🖋 Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah (Lathaiful Ma’arif, hlm. 339) #faedah #renungan SyababSport 🤝 SyababSalafyCreative Sumber: @forumsalafy
без подписи
🌘 SYAKBAN 🌒 Bulan Syakban (Arab: شعبان) adalah bulan kedelapan dalam kalender Islam. Berikut ini sedikit maklumat seputar bulan Syakban. Semoga bermanfaat. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 🔷 NAMA 🔷 a. Dalam bahasa Indonesia, Bentuk penulisan bakunya adalah "Syakban". b. Secara penulisan bahasa arabnya, maka ditulis dengan "شَعْبَانُ". c. Sebab penamaan: Ada beberapa versi terkait dengan sebab penamaan bulan ini. Salah satu pendapat menyatakan bahwa sebabnya adalah rutinitas suku-suku arab terdahulu setiap tiba bulan ini adalah التَّشَعُّبُ (tasya'ub) yang artinya bercabang, yakni mereka berpencar-pencar untuk melanjutkan peperangan setelah sebelumnya mereka berhenti pada bulan Rajab. Adapula yang menyatakan bahwa mereka berpencar-pencar untuk mencari air. Wallahu a'lam. c. Nama lain pada Masa pra-Islam. Di antaranya adalah 'Adil (عادل), 'Adzil (عاذل), Kusa' (كُسع) dan Waghilah (واغلة). 🔷 KEUTAMAAN 🔷 Dalam agama Islam, bulan ini memiliki keutamaan tersendiri. Di antaranya disebutkan oleh Rasulullah ﷺ bahwa bulan ini adalah saat diangkatnya amalan para hamba kepada Allah ta'ala. Sebagimana hal ini disebutkan dalam hadits Usamah bin Zaid radhiyallahu 'anhu. 🔷 AMALAN YANG DIANJURKAN 🔷 Oleh karena bulan ini memiliki keutamaan, maka dari itu ada beberapa amalan saleh yang lebih dianjurkan untuk dilakukan pada bulan ini. Di antaranya: 1. Memperbanyak Puasa Sunnah Hal ini disebutkan dalam hadits dari 'Aisyah dan Usamah bin Zaid serta sahabat lainnya radhiyallahu 'anhum. Disebutkan bahwa rutinitas Nabi ﷺ saat bulan Syakban adalah memperbanyak puasa pada mayoritas harinya. 2. Memperbanyak Membaca Al Qur'anﷺ Hal ini merupakan kebiasaan para salaf (pendahulu umat ini). Sampai-sampai mereka menyebut bulan ini dengan "Syahrul Qurra' ", yang artinya bulannya para pembaca Al Qur'an. Bahkan adapula di antara mereka yang sampai rela menutup tokonya (yakni berhenti berniaga) agar bisa fokus membaca Al Qur'an. 3. Membayar Zakat Ibnu Hajar rahimahullah menyebutkan bahwa ini juga termasuk kebiasaan generasi awal umat ini. Disebutkan bahwa di antara hikmahnya adalah untuk menguatkan kaum fakir miskin yang lemah dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Dan berbagai amalan saleh lainnya dianjurkan juga pada bulan Syakban ini. Para ulama mengatakan bahwa dikarenakan bulan Syakban ini bagaikan mukadimah sebelum datangnya Ramadan, maka pada bulan tersebut disyariatkan ibadah-ibadah yang juga disyariatkan pada bulan Ramadan. 🔷 NISFU SYAKBAN 🔷 Nisfu Syakban adalah pertengahan bulan Syakban. Tepatnya adalah malam ke-15. Ada pembahasan khusus berkaitan waktu satu ini, dikarenakan banyaknya hadits yang menyebutkan tentangnya. Kesimpulannya pada dua poin berikut: 1. Keutamaannya Derajat hadits-hadits yang menerangkan tentangnya diperselisihkan oleh para ulama. Sebagian ulama menilainya lemah, adapula yang menilainya hasan (tingkat keabsahan yang paling minim). Keutamaan yang disebutkan adalah bahwasannya pada malam tersebut Allah akan memberikan ampunannya kepada para hamba-Nya kecuali pelaku kesyirikan (dengan berbagai macamnya) dan orang-orang yang saling membenci dan bermusuhan tanpa dasar yang dibenarkan. 2. Amalan Khusus Tidak disyariatkan untuk mengkhususkan amalan tertentu di malam dan siang dari nisfu syakban. Hal ini karena riwayat-riwayat yang menyebutkan tentang amalan khusus pada waktu tersebut memiliki derajat yang lemah, bahkan sebagiannya palsu. Demikian diterangkan oleh Ibnu Rajab Al Hanbali. Sehingga tidak bisa dijadikan landasan untuk beramal. Lagipula sudah cukup bagi seorang muslim untuk mengamalkan sunnah-sunnah yang sahih yang telah disebutkan di awal. Wallahu a'lam. Semoga Allah ta'ala selalu memberikan taufik-Nya kepada kita untuk mudah dalam beramal saleh dengan ikhlas serta sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad ﷺ. Aamiin. 🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰🟰 ✍ Sumber tulisan: s.id/5wWOV 📲 Turut berbagi: @syababsalafycreative 🔗 Gabung dan Bagikan: https://t.me/syababsalafycreative
без подписи
без подписи
🌻 "Tidak ada tempat beristirahat bagi seorang hamba melainkan di bawah pohon Tuba. Dan tidak ada bagi seorang yang mencintai (akhirat) tempat tinggal melainkan di hari yang penuh dengan kebahagiaan (surga). 💎 Sibukkanlah dirimu untuk mendapatkannya di kehidupan dunia ini, niscaya kesibukan itu akan membuahkan hasil bagimu setelah kematian kelak. ⏳ Duhai orang yang menghabiskan sisa umurnya dengan melakukan segala yang bertentangan dengan syariat Allah dan menjauh dariNya, tidak ada musuh-musuh yang lebih berbahaya terhadapmu dari dirimu sendiri." Sumber: Al-Imam Ibnu al-Qayyim rahimahullah (Al-Fawāid, 1/68) ✅ JOIN & BAGIKAN t.me/syababsalafycreative
Syaikh Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, "كلما سمحت الفرصة لنشر السنة فانشرها يكن لك أجرها وأجر من عمل بها إلى يوم القيامة." "Setiap kali ada kesempatan untuk menyebarkan Sunnah maka sebarkanlah. Sehingga engkau akan mendapat pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya sampai hari kiamat kelak." (Syarah Riyadhis Shalihin 4/215) ✅ JOIN & BAGIKAN t.me/syababsalafycreative
💤👀💤 BAHAYA PENGANGGURAN BAGI PEMUDA Masa muda adalah fase kehidupan yang penuh dengan energi, semangat, dan potensi. Namun, di sisi lain, masa ini juga rentan terhadap berbagai pengaruh negatif jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemuda adalah pengangguran atau waktu luang yang berlebihan. 👓 Banyak ulama telah menyoroti dampak buruk dari pengangguran ini, termasuk Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, yang menekankan bahwa waktu luang adalah salah satu penyebab utama penyimpangan pada pemuda. Beliau mengatakan, «إن من أهم أسباب انحراف الشباب الفراغ .فالفراغ داء قتال للفكر والعقل والطاقات إذ النفس لابد لها من حركة وعمل» «من مشكلات الشباب» (ص14) "Sungguh di antara penyebab utama penyimpangan seorang pemuda adalah waktu luang. 🧠 Sejatinya, ia ibarat sebuah penyakit mematikan yang akan menyerang pikiran, akal, dan kemampuannya. Karena jiwa itu mesti butuh terhadap suatu gerakan dan amalan." [Min Musykilat Asy-Syabab, hlm. 14] ⚠️ Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengingatkan bahwa waktu luang bisa menjadi “penyakit mematikan” bagi jiwa dan pikiran seorang pemuda. 🔥 Dalam hal ini, waktu yang tidak dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat akan diisi oleh kebosanan dan kelalaian, yang pada akhirnya bisa membawa seseorang ke dalam perbuatan yang tidak baik dan kemaksiatan. 🪚🪜 Oleh karena itu, penting bagi pemuda untuk senantiasa mengisi waktu mereka dengan hal-hal yang bermanfaat, baik melalui pekerjaan, ibadah atau kegiatan yang bermanfaat lainnya. 📚 Ketika seorang pemuda telah terkondisikan dalam amal saleh, maka itu akan menjadi karakternya dan dia akan berantipati terhadap kemaksiatan-kemaksiatan. Dia pun tidak sempat lagi untuk melakukan hal yang sia-sia atau berbuat dosa. Pemuda seperti ini lah yang telah dijanjikan akan mendapatkan naungan Allah Subhanahu wa Ta’ala pada hari kiamat nanti. Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh naungan Allah Ta’ala. Di antara mereka adalah شَابٌّ نَشَأَ في عِبَادَةِ رَبِّهِ "Pemuda yang tumbuh dalam peribadatan kepada Rabbnya." [H.R. Bukhari] 🏓 Adapun ketika muncul kejenuhan, maka bisa diselingi dengan melakukan olahraga atau kegiatan positif yang lainnya. Untuk mengembalikan semangatnya dalam beribadah dan melakukan amal saleh. Dengan demikian, mereka akan terhindar dari bahaya penyimpangan dan bisa menjalani kehidupan yang lebih bermanfaat untuk agama, diri sendiri dan orang lain. Allahu a’lam 🔵 SYABABSPORT 🔵 https://t.me/syababsport https://t.me/syababsport https://t.me/syababsport Sumber: https://shorturl.at/knXyT
• TOLERANSI DALAM ISLAM SAAT PERAYAAN KAUM KUFAR (al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله) #toleransi #perayaan #natal #ucapannatal #ustadzusamahmahri