tgindex
VIVIT YUN

Healing • Abundance • Spiritual Growth

Последний пост
10 авг.
Последнее чтение
14 авг.
Постов за неделю
0
Всего постов
20
Тип
открытый
Язык
und
В каталоге с
14 авг.
Подписчики
1 127
+3 за 2 дн.
Сутки
+2
+0,18%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
2 498
20 постов
Вовлечённость
221,7%
к подписчикам
Постов в день
0,0
всего 20
Упоминаний
0
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
137
1/48двое суток
157
1/72трое суток
169

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • BERSAMAMU BersamaMU selalu indah BersamaMU selalu mudah BersamaMU selalu berkah BersamaMU selalu terjamin BersamaMU, seperti sudah tidak membutuhkan siapapun lagi Ah aku terbakar Terbakar api yang tidak panas Api cinta kepadaMU Ternyata pencapaian tertinggi di hidupku bukanlah uang, bukanlah kesuksesan, bukanlah ketenaran Pencapaian tertinggi di hidupku adalah saat aku tidak membutuhkan apapun dan siapapun lagi….selain hanya menikmati menari bersamaMU Puisi Cinta 11.8.2026 Vivit Yun

  • без подписи

  • без подписи

  • MENGATASI IRI Tak jarang seseorang iri saat melihat orang lain atau temannya atau saudaranya seolah nasibnya jauh lebih baik dari dirinya, entah lebih sukses, lebih kaya, lebih bahagia keluarganya, lebih terkenal, dan sebagainya. Bagaimana menyikapi saat iri itu hadir di hati ? Pertama, segera sadarkan diri bahwa iri itu penyakit hati, partikel api yang berpotensi membakar diri sendiri. Kedua, segera sadarkan diri bahwa setiap orang menjalani karmanya masing-masing, baik karma baik maupun karma buruk. Setiap orang sedang menjalani Kurikulum Kehidupannya masing-masing. Ketiga, segera mencoba menemukan apa hal positif yang bisa dipelajari dari seseorang yang “di-iri-i” tersebut, atau temukan inspirasinya untuk kita bisa meng-create sesuatu atau untuk kita memperbaiki sesuatu dalam kehidupan kita sendiri. Menerapkan minimal 3 hal ini sudah sangat positif untuk menjaga hati, merawat kesadaran, bahkan meningkatkan kualitas hidup kita. Barokalloh, God blesses U all 🙏 Vivit Yun

  • REMINDER KUOTA USIA Kalau merasa sudah “terlalu”. Entah “terlalu” dalam apapun. Dalam kemaksiatan, dalam memendam dendam, dalam menyia-nyiakan orang-orang tersayang, dalam meninggalkan kewajiban, dalam membuang-buang waktu, dan “terlalu” dalam apapun itu. Segera ingatkan diri sendiri, bahwa kuota hidup kita terbatas. Setiap menit kita sedang otw menuju batas akhir kuota usia. Sebelum menutup usia dengan banyak penyesalan. Mumpung saat ini kuota usia masih ada. Maka selesaikan apa yang harusnya diselesaikan. Perbaiki apa yang harusnya diperbaiki. Lakukan apa yang harusnya dilakukan. Maafkan semua orang, maafkan diri sendiri, maafkan seluruh perjalanan hidup dan semua orang di dalamnya. Perbaiki diri, murnikan diri. Perbanyak menanam karma baik setiap hari. Miliki nilai diri yang tinggi agar keturunan menjadikan kita panutan dan inspirasi. Hidup kita adalah 1 buku sejarah biografi. Terserah kita bagaimana mau mengisi buku biografi kita ini. Barokalloh, God blesses U all 🙏 Vivit Yun

  • 18 янв.2 0601

    HAKIKAT LUKA Setiap luka adalah berkah. Karena semua orang besar dibangun dari luka demi luka. Jika luka hadir. Lalu diri berlari ke dalam diri. Melakukan inner work dalam sunyi sendiri bersama Tuhan. Maka berangsur luka akan sembuh. Pola luka akan terputus tidak terulang lagi. Dan kesadaran spiritual akan level up. Jiwa tumbuh semakin besar dan kokoh. Namun jika luka hadir. Lalu diri berlari keluar. Berusaha menjauh dari luka itu. Tidak berani menghadapi dan menyelesaikan. Dengan cara mencari pelarian di luar. Maka yang didapat hanya hiburan sesaat. Namun luka itu tidak akan sembuh. Pola luka akan kembali berulang. Dan spiritualmu semakin terjun ke bawah. Jiwa semakin kerdil dan rapuh. Disinilah perlunya kesadaran. Bahwa luka ada berkah. Luka adalah kesempatan level up spiritual. Luka adalah bebatuan untuk membangun jiwa besar nan kokoh. Jika diri mampu menyikapi dengan tepat. “Luka adalah tempat dimana Cahaya memasukimu.” Love u all, Vivit Yun

  • 1 дек.2 040

    без подписи

  • INSIGHT Suatu masa. Diri kecewa pada Sang Pencipta. Menganggap banyak ketidakadilan ditimpakan pada diri. Luka demi luka. Kehilangan demi kehilangan. Berdarah-darah dalam perjuangan satu ke perjuangan berikutnya ke berikutnya lagi seterusnya. Berharap ada yang hadir mengobati, tapi tak pernah ada. Setiap yang hadir justru menambah luka. Dalam pencarian kesembuhan dan kestabilan, seorang diri, berjalan dalam sunyi. Lelah mencari keluar, akhirnya memilih mencari ke dalam. Lelah mengharap bantuan luar, akhirnya memilih membantu diri sendiri. Hingga tak terasa semakin jauh perjalanan ke dalam. Baru menyadari, bahwa semakin jauh perjalanan ke dalam, sejatinya semakin membawa diri ini keluar. Yaitu keluar dari diriku sendiri. Semakin keluar dan semakin berjarak dengan diriku sendiri. Hingga sampai pada kesadaran Oh ternyata yang selama ini terluka itu adalah pikiranku, perasaanku, jiwaku, bukanlah AKU. Ternyata AKU bukanlah pikiranku. AKU bukanlah perasaanku. AKU bukanlah jiwaku. AKU adalah KESADARAN yang melampaui pikiran, perasaan, fisik, dan jiwaku. Barulah aku faham mengapa aku merasa terluka. Karena aku masih menyatu dengan si pikiran, si perasaan, si fisik, si jiwa. Satu-satunya cara agar aku sembuh dan tidak terluka bukanlah aku mengobati atau mengharap diobati seseorang…tapi aku harus selalu menjaga jarak dengan si pikiran, si perasaan, si fisik, si jiwa…. Diri harus selalu berada dalam zona KESADARAN. Jika merasa lelah dengan dunia, ya memang dunia tempatnya lelah karena dunia adalah arena tempaan. Jika ingin rehat dari lelahnya dunia, jangan cari hiburan di dunia lagi, tapi keluarlah dari dunia dan kembalilah ke zona KESADARAN. Vivit Yun

  • NOT MY BUSINESS Salah satu rumus menjaga energi diri adalah rumus NOT MY BUSINESS. Yaitu setiap ada suatu informasi, atau tayangan, atau kabar, atau sejenisnya, gercep memfilter apakah itu manfaat tidak dan apakah itu ada kaitan dengan hal penting di hidup kita atau tidak. Kalau tidak ya segera putuskan untuk abaikan dengan bilang ke diri sendiri NOT MY BUSINESS, bukan urusanku. Dengan membiasakan habit ini, akan semakin minim kebocoran energi diri setiap harinya, sehingga energi diri bisa dipakai secara optimal untuk perbaikan dan kemajuan kehidupan diri. Ini habit. Namanya habit itu dibangun dengan proses, dengan cara terus menerus dilatih secara konsisten. Bukan sekedar diketahui lalu dikoleksi dalam galeri. Barokalloh, God blesses u all 🙏 Vivit Yun #notmybusiness #memilihjalanhening #memilihjalantaqwa #memilihjalancahaya #theriyadhoh #meditation #vivityun

  • ULAT DAN KUPU-KUPU Ulat adalah jenis makhluk yang banyak tidak disukai orang-orang. Dianggap sebagai perusak. Buruk rupa. Dibasmi. Ruang geraknya sangat terbatas. Kemudian ulat merasa bosan dengan hidupnya yang seperti ini. Ulat ingin bertransformasi agar menjadi lebih baik, lebih indah, disukai banyak orang. Kemudian ulat memutuskan melakukan tirakat atau riyadhoh. Uzlah mengisolasi diri sementara. Puasa tidak makan. Menjadi kepompong selama sekian waktu. Hingga akhirnya ulat khatam tirakat atau riyadhoh. Keluar dari kepompong. Sudah bertransformasi menjadi diri yang baru. Diri baru yang jauh lebih baik, lebih indah, disukai banyak orang, punya kebebasan ruang gerak terbang kesana sini dengan mudah, makanannya pun berubah yang dulu hanya makan daun seadanya sekarang makanannya enak manis-manis sehat dari bunga. Andai si ulat tidak mau jalankan tirakat atau riyadhoh, hanya sekedar mengeluh tapi malas berjuang riyadhoh, pastilah ulat tetaplah akan menjadi ulat sampai matinya, tidak akan pernah bertransformasi menjadi kupu. Demikian juga diri kita. Kalau mau ada perubahan transformasi hidup, harus mau melewati fase kepompong dengan prihatin tirakat atau riyadhoh. Kalau malas, ogah-ogahan, banyak alasan, ya silakan menjadi ulat selamanya. Mari merenung, mari bergerak. I love u all, barokalloh 🙏 Vivit Yun

  • Assalamualaikum, Selamat Sore Sahabat Semua, Hari ini 1 februari 2025 saya perdana aktif di akun tiktok @vivityunofficial • Ini adalah SATU-SATUNYA akun tiktok saya, jadi akun-akun lain selain akun ini yang mengatasnamakan saya adalah akun FAKE. • ⁠Akun ini sekaligus sebagai TAMENG dari akun-akun yang mengatasnamakan saya di tiktok. • ⁠Akun ini saya niatkan untuk menebar insight, ilmu, pemberdayaan, dan semua yang membawa manfaat dan kebaikan, jadi silakan bisa follow jika dirasa cocok dan tidak perlu difollow jika dirasa tidak cocok. Terimakasih, salam sayang selalu 🙏 Vivit Yun

  • https://www.tiktok.com/@vivityunofficial?_t=ZS-8tYCzi7lk6j

  • без подписи

  • JANGAN MEMVONIS Kita tidak pernah tahu kehidupan secara keseluruhan dari seseorang, setahu-tahunya kita tentang kehidupan seseorang pasti hanya tahu sangat sangat sangat sedikit. Maka jangan pernah memvonis apalagi menghakimi orang lain. Bila kita mengetahui kebaikan pada orang lain, ambillah sebagai ilmu/inspirasi sehingga menambah kebaikan pada diri kita. Bila kita mengetahui keburukan/kekurangan orang lain, munculkan kesadaran bahwa dia hanya manusia biasa yang sudah sewajarnya tidak sempurna, sebagaimana aku pun juga tidak sempurna. Kita semua sudah wajar bila masih memiliki kekurangan, sama sama hanya manusia biasa. Dengan demikian, bertemu siapa pun, hati kita tetap selalu SELAMAT. Tidak terkotori oleh sombong dan ujub, tidak pula terkotori oleh benci marah dengki. I love u all, barokalloh 💚 Vivit Yun

  • Ijin mengajak teman-teman untuk yuk mengikuti gerakan Off dari smartphone selama 24 jam pada 8 September 2024, bagi teman-teman yang berkenan.🙏 Salam Damai, Vivit Yun 🙏❤️

  • без подписи

  • HIDUP MENGALIR Hidup memang mengalir. Namun mengalirnya bukan asal mengalir. Mengalirnya adalah dengan mengikuti intuisi. Ikuti selalu intuisi. Karena intuisi adalah alat penghubung antara diri dengan Guru Sejati. Intuisi memberi petunjuk apa, lakukan segera, jangan ditunda, jangan dicancel dengan logika. Berjalanlah dalam sunyi, bersama intuisi, tak perlu pedulikan suara kanan kiri. Inilah jalan pasti yang akan membawamu pada Versi Terbaik Diri, yang Tuhan berkahi. God blesses u all, Vivit Yun #intuisi #hidupmengalir #memilihjalanhening #meditasi #vivityun #theriyadhoh

  • PUASA HP 24 JAM Selamat pagi sahabat-sahabat semua❤️ Bagaimana pengalaman dari puasa HP 24 jam kemarin ? Saya pribadi beberapa kali menjalankan puasa HP dari yg 24 jam, 3 hari, 7 hari, 10 hari (saat retreat meditasi atau saat uzlah). Dan manfaat yang saya rasakan sangat besar. Kejernihan pikiran, ketenangan batin, mindfullness, fokus, ide inspirasi bermunculan, intusi lebih jelas, kualitas interaksi dengan orang-orang dan lingkungan meningkat, dan yang pasti menjadi Produktif. Itulah yang melatarbelakangi saya melaunching program OFF HP 24 JAM untuk publik perdana kemarin, semata agar semakin banyak orang yang melakukan ini dan merasakan manfaatnya. Inshaallah gerakan OFF HP 24 JAM BERSAMA-SAMA ini akan saya rutinkan sebulan sekali “setiap hari minggu di minggu pertama”. Dari pengalaman 24 jam off hp kemarin ini yang saya alami : • Bisa selesaikan 1 penulisan journal ilmiah dalam 1 hari, yang biasanya butuh 2 mingguan. Saya jadi merenung, andai saya bisa seproduktif ini sejak 10 tahun lalu, bisa rutin selesaikan 1 journal ilmuah dalam 1 hari saja, mungkin saya sudah bisa meraih Professor sebelum usia 40 tahun dulu 😁 • ⁠Setelah saya buka HP tadi pagi, tentu sangat banyak pesan dan telpon masuk kemarin yg terpaksa terpending karena HP mati, sebagian memang cukup penting, tapi saya menyikapi biasa-biasa saja dengan cara bicara ke diri sendiri : “Walau banyak pesan dan urusan penting seharian kemarin yang terpending karena Hp Off, toh hidup saya saat ini detik ini tetap baik-baik saja, tidak lalu mendapat bencana apapun.” • ⁠Saya memulai mematikan Hp pada minggu pagi pukul 04.55 dengan ikhtiar lahir : memberi info di status bahwa saya off hp 24 jam. Dan ikhtiar batin : saya pasrahkan semua urusan selama off hp kepada Tuhan penuh, biar Tuhan yg urus sepenuhnya. Dengan 2 ikhtiar itu, maka saya tenang dan tidak ada lagi keinginan cek Hp. Hp saya matikan total. • Pada minggu siang, saya tiba-tiba teringat mesti mensubmit tugas tulisan hari itu, tapi saya tetap komitmen tidak lalu ambil hp dengan alasan mau mensubmit tugas tulisan, anggap saja memang sedang tidak ada Hp sama sekali, dan kembali urusan itu saya pasrahkan Tuhan sepenuhnya, biar Tuhan yang urus. Dan saat membuka Hp tadi pagi, ada notifikasi bahwa batas waktu submit tugas diundur senin hari ini dikarenakan auditor sedang ada acara sampai minggu malam. Disini saya semakin yakin bahwa menyerahkan urusan pada Tuhan, pasti Tuhan akan urus dengan sebaik-baiknya. Kemampuan melepas HP 24 jam adalah berbanding lurus dengan tingkat kemelekatan jiwa pada Hp dan menaruh begitu banyak aspek hidupnya pada fungsi Hp, APAPUN ALASANNYA, karena selama alasannya masih urusan dunia maka urusan dunia itu tidak akan pernah ada habisnya kecuali kita yang memutuskan sendiri sebagai Pengendali, bukan dikendalikan. Jika andai terjadi kiamat internet, mereka lah yang terdepan mengalami goncangan sakit mental. Bagi sahabat-sahabat yang belum “coba” menjalankan puasa hp minimal 24 jam, tidak apa-apa, silakan bisa dicoba lain waktu. Dan bagi sahabat-sahabat yang sudah berhasil menjalankan puasa hp 24 jam, saya ucapkan selamat karena sahabat-sahabat sudah berjalan saat orang lain masih berencana, sudah berlari saat orang lain baru berjalan, dan inshaallah sudah sampai tujuan saat orang lain baru berlari. Inilah bedanya PIONEER dan PENUNDA. Demikian sedikit sharing saya. Bagi sahabat-sahabat yang ingin sharing pengalaman dipersilakan, tentu bermanfaat untuk menginspirasi lainnya. Sedang untuk sahabat-sahabat yang belum menjalankan, ada baiknya tidak sharing dulu agar tidak menjadi sharing inspirasi penundaan dan sharing alasan-alasan 🙏 I love u all, Vivit Yun #puasahp #24jam #vivityun #theriyadhoh

  • Begitu banyak aspek hidup yang mulai menurun drastis karena tergantikan handphone yang hampir tak pernah lepas dari tangan. Membaca buku, ngobrol dengan sebelah saat di antrian, becanda lepas dengan pasangan, quality time dengan keluarga, menikmati makan bersama, mengerjakan hobi, berkarya, dan sebagainya, sudah jarang lagi dilakukan karena selalu terdistraksi oleh handphone. Teknologi yang mestinya semakin memudahkan kehidupan, tapi mesti dibayar mahal dengan kehilangan kualitas kehidupan. Bagaiamana andai suatu saat terjadi kiamat internet, sanggupkah jiwa-jiwa yang sudah terbiasa melekatkan semua urusan hidupnya dengan handphone, untuk bertahan hidup normal tanpa menjadi sakit mental ? Yuk kita kembali. Setidaknya ambil 1 hari yang hanya 24 jam, untuk melepaskan handphone dari tangan dan dari pikiran. Matikan handphone, lalu nikmati kehidupan. Membaca buku, bercocok tanam, bermain dengan keluarga, makan romantis dengan pasangan, jalan-jalan ke alam, ngobrol dengan orang-orang, menulis, bertafakur, berkarya. Betapa indahnya melakukan semua itu tanpa harus berulangkali mengecek handphone yang membuat kehilangan fokus dan kehilangan momen berharga. Yuk kita mulai belajar melepas kemelekatan dengan handphone. Dimulai cukup 24 jam. Jika terasa berat, mari kita lakukan bersama. Minggu 30 juni 2024. Dimulai pukul 05.00 pagi hingga 05.00 pagi hari berikutnya. Dan rasakan kembali indahnya kehidupan nyata. Bersama saya, Vivit Yun Silakan bisa share dan ajak sebanyak-banyak orang, kemudian bagikanlah pengalamannya nanti juga ke sebanyak-banyak orang. Selamatkan hidup kita, selamatkan hidup orang-orang tersayang kita, selamatkan generasi selanjutnya. SAVE OUR LIVES 💚

  • без подписи