tgindex

Faedah Random

описание

Faedah-faedah acak yang berharga, disaring dari channel telegram dan grup whatsapp Ahlussunah. Channel ini Alhamdulillah dibawah bimbingan salah satu Thullab Yaman.

1 800
подписчиков
Охват к подписчикам
29,3%
ERR
Реакции к просмотрам
0,53%
199 на 50 постов
Пересылки к просмотрам
0,42%
159
Постов в день
0,0
всего 95

Где отзываются чаще

доля реакций к просмотрам
  • 7 апр. 2025 г.без подписи2,13%
  • 11 мая 2025 г.без подписи1,51%
  • 23 июл.Salah satu foto tertua Ka'bah yang pernah diabadikan. Foto ini diambil oleh Muhammad Sadiq Bey, seorang insinyur militer dan fotografer asal Mesir, sekitar tahun 1880. Sadiq Bey dikenal sebagai orang pertama yang memotret Makkah, Madinah, dan ibadah haji menggunakan kamera. Foto tsb menunjukkan Ka'bah dg kiswah penutupnya dan Masjidil Haram sebelum perluasan modern Sumber: http://arabnews.com1,43%
  • 30 янв. 2025 г.без подписи1,41%
  • 10 авг.🏷 Ketika Ilmu Berbuah Bakti Ali bin Al-Husain rahimahullah adalah ulama yang sangat berbakti kepada ibunya. Meskipun demikian, beliau tidak pernah makan bersama ibunya dalam satu nampan. Pernah beliau ditanya: ❓ "Engkau dikenal sangat berbakti kepada ibumu, namun mengapa kami tidak pernah melihatmu makan bersamanya?" Beliau menjawab: 💬 "Aku khawatir tanganku mendahului mengambil makanan yang sudah dilirik oleh matanya, sehingga aku menjadi anak yang durhaka". 💧 Diriwayatkan dari Anas bin An-Nadhir: 🌙 Bahwa ibu Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu pernah meminta air di suatu malam, lalu Ibnu Mas'ud pergi mengambilkannya. 🥤 Ketika beliau kembali membawa air, ternyata ibunya telah tertidur. Beliau pun memagang cawan air itu di dekat kepala ibunya hingga subuh. 🕋 Dzabyan bin Ali Ats-Tsauri adalah ulama yang sangat berbakti kepada ibunya. Suatu saat beliau pernah bepergian bersama ibunya ke Mekkah. ☀️ Ketika itu hari sangat panas, maka beliau menggali galian kecil, lalu membentangkan kain kulit dan menuangkan air di dalamnya. Kemudian beliau berkata kepada ibunya: 💬 "Berendamlah di air ini agar dingin". 📚 Haiwah bin Syuraih rahimahullah ketika itu sedang mengajar. Tiba-tiba ibunya memintanya untuk memberi pakan ayam ternak mereka. 🌾 Maka beliau pun berdiri meninggalkan majelisnya dan menuruti perintah ibunya. 🪴 Dikisahkan bahwa Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma memiliki seekor keledai yang biasa beliau gunakan ketika lelah berkendara, dan sorban yang sering beliau kenakan. Suatu hari, ketika beliau sedang menunggangi keledainya lewat seorang arab badui. Maka beliau bertanya: Bukankah engkau Fulan bin Fulan? Ia menjawab, “Benar.” Maka beliau memberikan kepadanya keledainya seraya berkata, “Naikilah ini.” Beliau juga memberikan kepadanya sorbannya dan berkata, “Ikatkanlah ini di kepalamu.” 🔹Salah seorang sahabat beliau terheran: "Semoga Allah mengampunimu. Engkau memberi keledai yang menjadi tunggangan istirahatmu dan sorban yang engkau butuhkan kepada badui ini". 📝 Ibnu Umar menjelaskan: Aku mendengar Nabi ﷺ bersabda, “Sesungguhnya termasuk bakti tertinggi adalah berbuat baik kepada sahabat orang tua setelah wafatnya". Dan dulu ayah orang ini adalah sahabat dekat Umar radhiyallahu ‘anhu. 🌴 Usamah bin Zaid radhiallahu anhuma memiliki pohon kurma di Madinah. Harga satu pohon kurma saat itu bisa mencapai seribu dinar. 🌱 Pada suatu hari, ibunya mengidam jummar (umbul inti batang kurma yang manis). 🪓 Maka Beliau langsung menebang pohon kurma produktif miliknya demi mengambil jummar tersebut. ❓ Ketika ditanya tentang alasannya, beliau menerangkan: 💬 "Tidak ada suatu hal pun yang diminta oleh ibuku dan aku sanggup melakukannya, melainkan pasti akan aku penuhi." Allahu Akbar. 🪧 Kaum salaf tidak memandang berbakti kepada orang tua sebagai beban yang harus ditunaikan, tetapi sebagai kesempatan emas yang jangan sampai terlewatkan. Inilah buah ilmu benar-benar hidup di dalam hati: membentuk kepribadian yang semakin dekat kepada Allah dan besar bakti kepada orang tuanya. (Shahih Muslim: 2552; Zadul Mudznibin wa Rihlatut Taibin: 29-30). https://t.me/Teladanumat1,23%
  • 21 мая 2025 г.без подписи1,19%
  • 6 авг.Subhanallah… Ternyata, menuntut ilmu merupakan bagian dari adab yang paling bermanfaat. Sebab, adab bukan hanya tentang sopan santun dalam berbicara atau bersikap baik kepada sesama. Adab yang agung adalah mengetahui bagaimana seorang hamba bersikap terhadap Rabb-nya, memahami perintah-Nya, serta berusaha menunaikan hak-hak-Nya. Al-Hasan al-Bashri رحمه الله pernah ditanya: “Apakah adab yang paling bermanfaat?” Beliau menjawab: التَّفَقُّهُ فِي الدِّينِ، وَالزُّهْدُ فِي الدُّنْيَا، وَالْمَعْرِفَةُ بِمَا لِلَّهِ عَلَيْكَ “Mendalami pemahaman agama, bersikap zuhud terhadap dunia, dan mengetahui hak-hak Allah yang wajib engkau tunaikan.” 📚 Madārij as-Sālikīn, 2/392 Maka, menuntut ilmu bukan sekadar menambah wawasan atau memperbanyak hafalan. Menuntut ilmu adalah bentuk adab kepada Allah, karena dengan ilmu seseorang mengetahui siapa Rabb-nya, apa yang Allah perintahkan, apa yang Allah larang, dan bagaimana ia harus beribadah kepada-Nya. Ustadz abu Ahmad Syakir penajam hafidzohulloh #Faedah#Nasehat#Ilmu# https://t.me/faedahrandom0,96%
  • 19 мар. 2025 г.без подписи0,95%
  • 18 июл. 2025 г.без подписи0,92%
  • 28 июл.❗️ Di Balik Rumah Angker: Pelajaran dari Al-Qur'an Imam Ibnu Aqil rahimahullah berkisah: 🏠 "Dulu di Baghdad ada sebuah rumah. Setiap kali ada orang yang tinggal di sana, keesokan paginya mereka didapati telah meninggal dunia. 📖 Suatu ketika datanglah seorang penghafal Al-Qur'an, lalu ia menyewa rumah tersebut dan tinggal di sana. Uniknya, keesokan pagi ia tetap hidup dan selamat. ❓ Para tetangga pun merasa heran dan bertanya kepadanya. 📝 Maka ia menjelaskan: 🌙 'Ketika malam tiba, setelah shalat Isya, aku membaca beberapa ayat Al-Qur'an. 🕳️ Tiba-tiba ada seorang pemuda keluar dari sumur lalu mengucapkan salam kepadaku. Aku terkejut dan merasa takut. Ia menenangkan: "Tidak perlu takut. Ajarkan kepadaku sebagian Al-Qur'an." 🕌 Kemudian ia membuka hakikat dirinya: "Kami adalah jin muslim. Kami membaca Al-Qur'an dan melaksanakan shalat. 🚫 Rumah ini biasanya hanya disewa oleh orang-orang fasik. 🍷 Mereka berkumpul di sini untuk meneguk miras. ⛔ Karena mereka mengganggu kami, kami mencekik mereka hingga mati." (Al-Funun karya Ibnu Aqil; Siyar: 19 /450; Dzail Thabaqat Hanabilah: 1/183). Pembaca, Al-Qur'an adalah sebab datangnya penjagaan dan keberkahan dari Allah bagi orang yang membacanya dengan iman dan ikhlas. Sebaliknya, Kemaksiatan mengundang kebinasaan. https://t.me/Teladanumat0,84%
  • 31 июл.☔️ Merangkul, Bukan Memukul: Seni Mengajak Saudara Menuju Taubat 🫧 Suatu ketika Umar bin Al-Khattab radhiyallahu 'anhu merasa kehilangan seorang teman dari penduduk Syam yang dikenal baik dan biasa menghadiri majelisnya. ❓ Beliau pun bertanya kepada para sahabatnya: "Bagaimana kabar Fulan bin Fulan?" 📝 "Wahai Amirul Mukminin, saat ini ia betul-betul ketagihan dan sering meminum khamr (miras), sehingga kami tidak melihatnya selama beberapa hari." ✍️ Maka Umar radhiallahu anhu memanggil juru tulisnya dan berkata: "Tuliskan: Dari Umar bin Al-Khattab kepada Fulan bin Fulan. Salam keselamatan atasmu. 📜 Amma ba'du: Sesungguhnya aku memuji Allah yang tiada Ilah yang haq selain-Nya. غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ وَقَابِلِ ٱلتَّوْبِ شَدِيدِ ٱلْعِقَابِ ذِى ٱلطَّوْلِ ۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ ٱلْمَصِيرُ "Dzat yang Maha mengampuni dosa dan menerima taubat, lagi keras hukuman-Nya, memiliki karunia yang besar. Tidak ada Ilah yang benar selain-Nya. Hanya kepada-Nya tempat kembali." (QS. Ghafir: 3). 🤲 Kemudian Umar radhiallahu anhu meminta kepada para sahabatnya: "Berdoalah kepada Allah untuk saudara kalian, agar hatinya mudah kembali kepada Allah dan Allah menerima taubatnya." 📨 Ketika surat Umar radhiallahu anhu sampai kepadanya, laki-laki itu membacanya dan mengulang-ulangnya dalam hati sambil merenungi ayat Allah: "Dzat yang Maha mengampuni dosa dan menerima taubat, lagi keras hukuman-Nya". 🌧️ Sungguh, Dia telah memperingatkanku akan siksaan-Nya dan menjanjikanku dengan ampunan-Nya. 💧 Ia terus mengulang-ulang ayat tersebut hingga terisak tangis, hingga kemudian tak lama ia bertaubat dengan taubat nasuha. Allahu Akbar.. 🌿 Ketika kabar tersebut sampai kepada Umar radhiyallahu 'anhu, beliau memberi pesan emas kepada para sahabatnya: 📢 "Seperti inilah semestinya yang dilakukan jika kalian melihat saudara kalian melakukan kesalahan!. 🛤️ Luruskan dan bimbing dia! Berdoalah agar Allah menerima taubatnya. 🚫 Serta janganlah kalian menjadi pembantu setan atasnya." (Tafsir Ibnu Katsir: Surat Ghafir: 3; Hilyatul Auliya': 4/97). Pesan, Perlakukan pelaku dosa layaknya pasien yang butuh diobati, bukan musuh yang harus dimusuhi. Bimbing dengan doa, bukan vonis dengan cela. Karena caci maki tak pernah menyembuhkan hati. https://t.me/Teladanumat0,75%
  • 7 февр. 2025 г.без подписи0,74%