tgindex
Bieśbi
@katabiesbiиндонезийский

Ini cerita perihal luka yang enggan menerima bahagia, lebih tepatnya cerita tentangku. Untuk yang mau mengirimkan tulisannya bisa langsung hubungi bot di bawah ini ya! Cp : @katabiesbibot

Последний пост
13 авг.
Последнее чтение
15 авг.
Постов за неделю
1
Всего постов
20
Тип
открытый
Язык
индонезийский
В каталоге с
15 авг.
Подписчики
1 550
−3 за 3 дн.
Сутки
−1
−0,06%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
1 976
20 постов
Вовлечённость
127,5%
к подписчикам
Постов в день
0,1
всего 20
Упоминаний
0
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
52
1/48двое суток
59
1/72трое суток
64

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • Tersimpan sebuah kehidupan dibalik dua lensa yang bisa berubah warna. Lensa yang bisa memantulkan keindahan dari dua bola mata sang empunya. Bingkai yang seolah olah menjadi sebuah pembatas, antara dunia yang riuh dan pikiran yang penuh. Beberapa kerutan yang dihasilkan oleh mata untuk mengunci setiap fokus yang ingin kau tuju. Menyaring warna dunia menjadi hening yang paling dingin. Dulu, dunia seringkali terasa samar dipenuhi lelah. Hidup yang seringkali beranggapan untuk tidak membutuhkan orang lain, kau ubah dengan hadirmu yang memaksaku untuk selalu melibatkan jiwamu. Aku bersyukur pada setiap detik yang kau habiskan untuk membenahi posisi kacamatamu. Sebuah tanda bahwa kau siap menyimak dan mendengar segala ceritaku. Kehadiranmu adalah sebuah jawaban atas doaku yang paling sunyi, sosok yang membuat segalanya tak lagi samar untuk dijalani. Wahai manusia dengan tatapan yang teduh, harapku semoga kelak bersamamu, hatiku tak lagi perlu merasa riuh. –B.A

  • Beberapa dari mereka menuntutku, seolah olah aku hidup hanya untuk mewujudkan sebuah tuntutan. Kemana mereka ketika aku terjatuh, kemana mereka saat aku kehilang arah, kemana langkahku harus berpulang. Ragaku tak kuat menahan beban, sungguh aku ingin terlepas dari beberapa tuntutan. Bila mana suatu saat nanti raga ini berpulang, tolong jangan disalahkan. Menumpuk puluhan bahkan ratusan topeng setiap harinya, bertahun lamanya ia memendam, tak ada satupun bantuan, seolah olah semua manusia bungkam. Memikul peran besar sebagai anak dan cucu pertama di keluarga, sakitnya tak di hiraukan, lukanya tak di perdulikan. Batinnya berteriak seolah tak ingin pisau itu membuat coretan, namun apa daya, goresan itu lebih dari cukup untuk menjadi sebuah pelampiasan. Tuhan, ini sungguh tak adil kan? –B.A

  • Tuhan, peluk tubuh yang lelah ini. Hari ini sudah terlalu banyak air mata. Rangkul aku dalam setiap lelah, hari ini bukan saatnya menyerah. Kuatkan aku Tuhan, masih ada senyum yang harus ku ukir esok hari. Masih ada kisah yang tetap harus aku jalani. `•Saptapuan

  • Announcement Bagi subscribers yang ingin karyanya dipost di channel ini, baik berupa sajak atau quotes, silakan ikuti rules di bawah ini: 1. Wajib subscribe ch @katabiesbi 2. Bersedia jika karyanya direvisi oleh admin guna memperindah penulisan maupun memperbaiki tata bahasanya. 3. Kirim karya kamu ke @katabiesbibot dan jangan lupa menyertakan napen ya! Bila sudah memahami rules di atas, jangan sungkan mengirimkan karya kamu!🙆🏻‍♀✨ Terima kasih. p.s: karya kamu akan segera dipost, apabila telah memenuhi seluruh ketentuan tersebut🫱🏻‍🫲🏼

  • Pertemuan ini sangat indah, kisahnya juga indah, semuanya berawal dari tawa manis mu yang selalu ingin aku lihat. Tapi aku lupa satu hal, kau kesini hanya untuk melepas lelah, setelahnya kau akan kembali pada sesuatu yang selalu kau suka. Tapi tak apa, terimakasih sudah singgah, jika di pertemuan kemarin ada banyak luka, percayalah yang berdarah hanya aku saja, bukan kita. `•Saptapuan

  • Aku selalu percaya bahwa akhir kisah kita akan berbeda dari kisah ku yang sebelumnya. Tapi kau selalu membuat ku sadar, bahwa aku hanya pengganti dia di saat kau butuh tempat cerita. Ntah caraku yang terlalu berlebihan, atau mungkin memang aku yang tidak dapat peran. Aku yang selalu mencoba sempurna untuk mu, tapi bukan aku yang kau mau. Pergilah, aku mencintaimu tapi akan ku izinkan kau mengejar pilihan mu. Kembalilah padanya jika hanya bersamanya kau mendapat bahagia, tak perlu menoleh aku tak apa, ntah mungkin nanti aku tiada ataupun terluka, untuk ku bahagia mu tetaplah segalanya. `•Saptapuan

  • Kemarin aku bertemu seseorang yang bilang bahwa aku tetap harus menjadi diriku sendiri. Disini aku mulai angkat bicara, jika kau berfikir bahwa aku adalah anak yang selalu kuat dengan segalanya, maka kau salah. Sini ku beritahu kamu satu hal. Aku adalah anak perempuan terakhir, anak perempuan yang selalu ingin dimanja, anak yang selalu ingin di sayang. Aku ini anak yang lemah, ingin sekali rasanya mengeluh setiap aku punya masalah, ingin rasanya di peluk saat aku sudah tidak tau arah melangkah. Ingin di kecup setiap kali aku berbuat salah. Kau ingin aku jadi diriku sendiri? Aku pernah menjadi perempuan yang sangat manja, katanya seorang wanita akan terlihat kekanakan jika bertemu seseorang yang tepat untuk nya. Tapi yang ku dapat tidak ada, kekanak-kanakan ku membuat siapapun tidak nyaman bersama ku, manja ku hanya mengganggu. Aku wanita lugu yang selalu di paksa keadaan untuk terus tumbuh. Ayahku pergi bahkan sebelum aku merasakan lembutnya pelukan itu, dan yang satunya sibuk tanpa tau bahwa aku juga butuh sosok ibu. Lantas kau bilang aku harus menjadi diriku sendiri? Dimana aku bisa menjadi diriku sendiri. Kapan manjaku bisa di mengerti, kapan aku bisa merasa senyaman itu lagi? Tidak!!! Kau berbicara tanpa kau tau beratnya jadi aku, kalian hanya tau aku perempuan yang bisa apa-apa. Dunia ini kejam, bahkan gadis seperti ku harus merasakan perihnya kehilangan, dan sakitnya pendewasaan sebelum waktu nya. DIMANA AYAHKU? DIMANA IBUKU? Mereka tidak pernah ada untuk ku. Setiap malam aku menangis sendiri tanpa di dengar apa kau tau rasanya itu? Sesak, perih, semuanya ku tampung jadi satu. Kemana hukum alam yang berlaku? Manusia manusia jahat bisa bahagia dengan waktu bahkan bersama sosok lembut keluarga yang utuh. Sedangkan aku? Terhempas, berkelana mencari tempat berteduh setiap waktu. Kau tak kasihan padaku? Tidak!! Kau hanya tau menuntut ku untuk menjadi diriku sendiri. Aku ingin, ingin menjadi aku yang manja, menjadi aku yang ingin di mengerti. Ingin hangat, tapi apa? Dunia tidak adil padaku kan! Sampai kapanpun aku tidak pernah menjadi diriku sendiri! Menjadi sosok wanita yang dewasa, menjadi sosok adik yang selalu mengalah, terhina, tertimpa, bahkan tercabik jiwanya. Kau tidak mengerti keluh ku ini. Cukup disini! Sakit jika harus menceritakannya sementara kau tak akan pernah mengerti. Tapi aku masih memiliki mu ya rabbi, jalan yang kau pilih, akan selalu ada pelangi di balik guyuran hujan ini. Ku harap semuanya berhenti, skenario terbaik mu selalu ku nanti dengan akhir yang tidak perih lagi. Jika aku harus berpulang tanpa bahagia, Aku tetap percaya bahwa surga mu selalu lebih indah dari dunia. Hei manusia manusia keji, hukum allah itu pasti, sekarang ataupun nanti, balasan mu akan selalu menanti. Berbahagialah. `•Saptapuan Medan, 26 Juni 2024 Rintihan Perempuan lugu

  • Kau jatuh cinta karena aksara nya yang indah? Sini aku beritahu nona. Dulu aku adalah salah satu orang yang mencintai nya karena setiap kata yang dia tulis begitu menusuk ke jiwa. Seolah semua yang dia ukir dalam aksara nya adalah nyata. Bahkan dia pernah menuliskan bait-bait cinta untuk ku, aku terpesona akan tiap kata yang dia ukir, bahkan aku berfikir, ini adalah isi hatinya. Namun ku beritahu kau satu hal nona, Itulah kehebatan nya, dia bisa menuliskan banyak sekali kalimat indah dengan tangannya, membuat orang jatuh cinta dan terpesona, mengira bahwa tiap tulisan nya adalah makna dari perasaan nya, tapi itu salah nona, dia bisa mengukir aksara tanpa menuangkan perasaan apapun didalamnya. Sampai sini kau paham? Jika kau masih ingin melanjutkan nya, silahkan saja, bukan salahku jika kau juga jadi korban nya `•Saptapuan

  • Ku kira usahaku yang sia-sia. Ternyata tetap masalalunya yang terindah. Ntah bagaimana akhirnya, jika kembali padanya kau bahagia, percayalah itu adalah hadiah terindah dariku untuk mu yang pernah ada meskipun hanya sementara. •`Saptapuan

  • Aku pernah berusaha menjadi tempat berteduh paling nyaman, namun di tutup dengan kenyataan senyaman apapun tempat yang kau berikan, pada akhirnya dia akan kembali pada apa yang dia sukai. Ibarat menjadi payung pada seseorang yang menyukai hujan. Rumah mu mungkin aku, tapi hatimu tetap untuk nya. Dia sangat baik ya? Sampai bersamaku pun hatimu masih miliknya. The final chapter, apapun untuk kebahagiaan mu tuan. •`Saptapuan

  • Maaf jika caraku mencintaimu tidak sederhana, sebab kau biarkan cintaku meluap tanpa arah. Maaf untuk segala harap, ternyata benar sebaik apapun caramu memperlakukan, mencintai tanpa dicintai tetaplah sangat menyakitkan. -saptapuan #katabiesbi

  • Seandainya aku tahu cara untuk berhenti, pasti telah kulakukan sejak lama! Sebab aku juga tidak ingin terpasung oleh rasa yang pada akhirnya menyakiti. — Mayleen A. #katabiesbi

  • Semburat merah yang terlukis di langit barat; menjelaskan tentang bagaimana ia membahagiakanmu dengan tawa, namun juga menggoreskan lara. Hembusan angin mengecupmu singkat, menyisakan rindu yang teramat sangat! — Elang Albiru #katabiesbi

  • Aku Malam Tak Berbintang Aku malam tak berbintang Nyaman berselimut kenangan Kulihat meteor jatuh di matamu Harapan syahdu mungkin sepintas hilang Tapi sungguh usir sedu sedan Degup jantung bergemuruh Pantulan bulan di laut tenang ternyata punya nada Merdunya bikin hujan kelopak bunga Ini malam atau siang? Sampai kumengkhayal lihat pelangi malam-malam Lancang? Nyatanya malam sumringah sebegininya Kau bawa aku lari-lari di savana Sampai lupa tidur Seasyik ini malam kita Sambil dibayang-bayangi bila fajar tiba Kebersamaan ini mungkin menghilang Tulislah ini di kartu-kartu pos Lalu minta mentari mengirimkannya padaku Agar rindu-rindu bersahutan Di tengah perasaan yang kian mendung Menanti kembali malam Atau kau mungkin tak kan kembali datang Dan aku menjadi Malam tak berbintang lagi -- Bulan Separuh #katabiesbi

  • Aku Berharap Mengenalmu Hanya Sebatas Nama ... -- Bulan Separuh #suarabiesbi

  • Kata Pengantar Aku mau baca puisi, mungkin juga bukan Aku mau baca sajak, mungkin juga bukan Membaca di hadapan yang bertanya Apa itu puisi, apa itu sajak Izin ikut belajar baca, ya? Di tengah pemirsa yang merdu Di tengah pemirsa yang peka Jika salah nada Jika salah rasa Melahirkan cerca Oh, mungkin tidak juga Tapi sedikit koreksi patois Beda makna dari mulut yang agak lain Katanya Tapi aku tak jadi berani Bagaimana kalau menyanyi saja? Jauh lebih mudah menghafal liriknya Bisa didapatkan dengan copy-paste saja Nadanya punya standar yang sama Bersenang-senang sambil pamer suara Tapi aku sumbang Jadi tak menyanyi saja Daripada membuat malu Katanya Padahal nekatku tak berasa Tak apalah, hanya sedikit menyapa Hey, tahukah? Kemarin kubertemu Pejalan Suluk Kata-katanya tak berima Apalagi berirama Buat ahli tarik suara, ini jadi ga level katanya Ia jadi tak didengar Sedalam apapun makna ia sampaikan Standar menolaknya Aku jadi benci puisi Aku jadi benci sajak Aku jadi cinta gumaman-gumaman itu Yang tidak di antara keduanya Bila kau bertemu dia Kabarkan padaku Agar kubisa menyusulnya -- Bulan Separuh #katabiesbi

  • Beberapa waktu ini aku dibuat sadar oleh sikapmu. Terimakasih atas patahnya, mungkin kemarin aku terlalu memaksa mu. Kamu hebat dalam memainkan cerita ini. Kamu bijak dalam menyusun kisah hingga tatanan nya rapi sekali, dekat, lekat, yang berakhir sekat. Untuk kemarin terimakasih waktunya. Maaf jika terlihatnya terlalu memaksa, aku sudah paham letak ku dimana, sekali lagi tetap aku pemeran utamanya "pemeran yang hancur skenarionya". •~saptapuan #katabiesbi

  • Suka banget dengerin lagu "Hati-hati di Jalan". Btw, kamu yang di hati, kapan kita jalan-jalan? —Unknown #katabiesbi

  • Pada hati tak bertaut ke gadis berkerudung yang sedang menahan isak tangis seorang diri ... Dengan sekuat tenaga dirinya berusaha mengukir senyum palsu—menutup rapat segala rasa di dalam hati. Apakah dia tak menyadari? Ia selalu gagal membendung air matanya sendiri! Namun, jemarinya begitu lihai mengusap tiap tetesan air mata dari orang-orang yang dia kasihi. Dan nahasnya, aku hanya dapat memandangi dia dari kejauhan tanpa bisa melakukan sesuatu hal yang berarti. —Im #katabiesbi

  • ATMA BERBALUT HARSA Aneh! Telah kupandang tiap wajah dengan beragam rupa.Tetapi tak pernah terlintas, bahwa diriku akan menemukan sosok sepertimu. Layaknya disandingkan dengan dirgantara; kau begitu memesona hingga sanggup menyihir netraku agar tak berpaling darimu. Hitam pekat setiap helai rambutmu seumpama gelapnya cakrawala tak kala malam menyambangi. Bahkan mungkin burung camar 'kan tumbang, di kala kau menarik kedua sudut bibirmu membentuk lengkungan indah nan lembut. Lalu perlahan rasa asing menyelusup ke atmaku melalui netra kita yang bersitatap di saat kujumpai ragamu. Maka, izinkanlah aku menjadi bagian dalam hidupmu guna melengkapi dirimu, Tuan ... —R.D #katabiesbi