tgindex
Bukan Sajak Biasa

Bukan Sajak Biasa

Статистика
@sajakberbicaraиндонезийский

ᴛᴇʀɪɴsᴘɪʀᴀsɪ ᴅᴀʀɪ sᴇᴄᴀɴɢᴋɪʀ ᴋᴏᴘɪ, ʙᴀʜᴡᴀ ᴅɪᴀ ᴛᴀᴋ ᴘᴇʀɴᴀʜ ᴅᴜsᴛᴀ ᴀᴛᴀs ɴᴀᴍᴀ ʀᴀsᴀ Kʀɪᴛɪᴋ/Sᴀʀᴀɴ /Mᴇᴅᴘᴀʀᴛ : @bukansajak_bot Paid promote : @biesbibot Instagram : @sa.jakberbicara 📩 ʀᴇǫ ᴋᴀʟᴏ ᴏᴘᴇɴ

Последний пост
15 июл.
Последнее чтение
15 авг.
Постов за неделю
0
Всего постов
20
Тип
открытый
Язык
индонезийский
В каталоге с
15 авг.
Подписчики
11 580
−18 за 4 дн.
Сутки
−5
−0,04%
Неделя
 
Месяц
 
Просмотров на пост
5 712
18 постов
Вовлечённость
49,3%
к подписчикам
Постов в день
0,0
всего 20
Упоминаний
0
каналов
Охват размещения
оценка
1/24сутки в ленте
1/48двое суток
1/72трое суток

Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.

Посты

  • 15 июл.1 0802

    без подписи

  • 15 апр.3 66031

    Buat yang masih terjaga, ngobrol bareng aku @aksarapetrichor_bot di sini yuk.

  • Live stream finished (1 hour)

  • Live stream started

  • 21 февр.5 8703044

    𝕀 𝕟 𝕖 𝕗 𝕗 𝕒 𝕓 𝕝 𝕖 Aku merapal namamu perlahan, di antara jeda yang memuai—seolah setiap hurufnya mampu menenangkan riuhnya isi kepala. Sebab di tengah dunia yang gemar berlari, kamu datang sebagai ajakan untuk berhenti sejenak. Menyadarkanku bahwa tidak semua hal harus dikejar, sebagian cukup diterima dengan keikhlasan. Hadirmu serupa hujan pertama setelah kemarau panjang—membasuh debu di jiwa, menumbuhkan harap yang nyaris layu. Namun, jarak sering kali menjadi jalan sunyi yang harus kutempuh seorang diri. Jika rindu punya warna, ia akan jatuh pada matamu—gelap yang meneduhkan berbalut kehangatan. Pada langkah-langkah yang nyaris runtuh, bayangmu menjelma lentera, menuntunku kembali pada arah. Di sanalah aku mengerti; mencintai bukan tentang mendekap erat, melainkan merelakan agar tetap tumbuh dalam untaian kasih yang sehat. Ia tak menuntut temu yang tergesa, hanya berharap diberi waktu agar tak berubah menjadi luka. Dan bila suatu hari dunia mengkhianatimu, jangan ragu datang padaku. Aku tak menjanjikan bahagia yang sempurna, namun kan kusajikan ketulusan tanpa berpura-pura. Izinkan aku mencintaimu dengan sederhana; senantiasa mendoakan, serta menetap dengan kesetiaan bahkan saat segalanya memilih pergi meninggalkan. ㅤㅤ—私 Aracyanè #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • Halooo, lama gaaa ngobrol disiniiii 🙈🙈 — va

  • 25 янв.6 5532032

    Ara, Sayang ... Terkadang aku berpikir, bagaimana mungkin seseorang hadir begitu sederhana, tetapi meninggalkan jejak sedalam itu di relungku? Kamu adalah hal indah yang datang tanpa aku minta, namun menjadi alasan mengapa aku ingin menjaga banyak hal dengan lebih bersungguh-sungguh. Bersamamu, aku belajar bahwa cinta bukan sekadar kata-kata manis, tetapi kehadiran yang membuat hati merasa aman. Kamu bukan hanya orang yang aku sayangi—kamu adalah tempat di mana segala resahku mereda, dan segala mimpiku terasa mungkin. Aku mencintaimu bukan karena kamu sempurna, tetapi karena kamu nyata; dengan tawa yang tulus, perhatian yang hangat, dan cara kamu membuatku merasa berarti tanpa harus berusaha keras. Kamu memberi makna pada hari-hariku, dan tanpa sadar, namamu menjadi doa paling lembut yang aku bisikkan dalam hati. Jika dunia terasa berat, sandarkan saja hatimu di sini. Aku akan selalu ada, bukan karena kewajiban, melainkan kamu adalah seseorang yang tidak ingin aku lepaskan. Terima kasih, Ara ... Sebab telah menjadi alasan indah yang membuat hidup ini lebih berwarna. ㅤㅤ—私 Noctair #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • 22 янв.5 2401530

    ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤт є 𝚁 𝚁 α Sayang, jika aku adalah rintik yang kau sebut menenangkan, maka ketahuilah— dengan suka rela aku akan selalu memilih jatuh pada tanahmu yang tak pernah menolak basah. Kau bilang hatimu belajar menerima sendu, tapi aku tahu; tanah yang retak bukan berarti rapuh—ia hanya terlalu lama diterpa panas berkepanjangan. Sayang, jika aku hujan, aku tak ingin tergesa menutup retakmu. Cukup biarkan aku turun perlahan; menyusuri celah-celah yang kau sembunyikan, lalu izinkan aku tinggal hingga hatimu lupa rasanya menahan kering sendirian. Di antara basah dan retak, kita saling menemukan—menumbuhkan asmaraloka sunyi namun menenangkan, pun cukup lapang untuk menjadi rumah pulang bagi kita berdua. Maka biarlah aku menjadi hujan yang tahu kapan harus turun dan reda, sementara kau menjelma tanah yang selalu tabah menerima segala cuaca. Dan jika setia adalah memilih tempat yang sama untuk jatuh, maka aku telah memutuskan; selama kau tetap tanah yang membuka diri pada basah, aku pun akan terus menyambangimu tanpa mengenal jenuh—seumpama ombak yang tak pernah lelah, merapal rindu di bibir pantai yang pasrah. ㅤㅤ—私 Aracyanè #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • 22 янв.4 6851920

    ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤρ ℓ υ ν ι α Ara, cinta kita mungkin tak pernah gaduh, tapi entah bagaimana ia selalu terasa penuh. Seperti hujan yang turun diam-diam, mengisi celah hari tanpa bertanya, tanpa menuntut disambut payung atau dipuji betapa indahnya ia jatuh. Ia hanya datang, dan menghidupkan. Kau adalah rintik yang menenangkan, aku adalah tanah retak yang menunggu pulang. Dan ketika kau tiba, hatiku tak lagi asing pada basah— ia belajar bahwa yang sendu pun bisa menjadi rumah. Ada hal-hal yang tak harus diteriakkan agar nyata; seperti hujan yang membuat daun bersyukur, seperti cinta yang membuat dada penuh tanpa perlu alasan panjang. Ara, andai kau tahu, rindu padamu datang seperti mendung; perlahan, pasti, dan selalu memilih jatuh di tempat yang sama. Dan di setiap senja beraroma petrichor, aku mengerti satu hal; cinta yang sederhana pun bisa abadi, asal tak menyerah untuk datang kembali, seperti hujan yang tak pernah lelah menghidupkan bumi. ㅤㅤ—私 Noctair #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • без подписи

  • 31 дек.4 95025

    Happy new year, guys

  • 9 дек.6 42039

    aloo, lama tak bersua🙆🏻‍♀ does anyone miss meee🙂‍↕️?

  • 9 дек.6 9042440

    ㅤㅤㅤㅤ𝙰 𝚜 𝚌 𝚕 𝚎 𝚙 𝚒 𝚞 𝚜 Pada malam-malamku yang kelam, hadirmu bagaikan lentera di tengah padam—mengusir segala bayang mencekam. Kamu mendekapku agar ketakutanku meredam, begitu sabar meredakan tangisku, alih-alih membentak guna membungkam. Tak cukup sampai di situ, dirimu pun menata kembali asaku yang telah karam; lalu dengan lembut jari-jemarimu membebaskan genggamanku yang mengarat sebab dendam. Kamu juga secara telaten membalut bilurku, sembari memastikan diriku sembuh dari luka lalu. Apa kamu tahu? Tatapan teduhmu sanggup menembus relungku, menenangkan jiwa tatkala kalut menyerbu. Dan tawamu adalah sebaik-baik penawar—menjelma candu; bagai alunan pengusir pilu yang datang tanpa mengenal waktu. Kini duniaku tak lagi kelabu sejak bersamamu. — 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐞𝐩𝐡𝐨𝐧𝐞 #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • 24 нояб.6 03191

    Hai guys, yuk ngobrol bareng aku di @aksarapetrichor_bot. If you want to share a story, about your day, or whatever’s on your mind. I'd love to hear it and i’ll keep your story safe 🫶🏻

  • 23 нояб.6 150812

    без подписи

  • 23 нояб.6 7302334

    Kita mungkin masih meraba-raba masa depan, namun selama kita menanggung lelah dan bahagia bersama, aku percaya: rumah itu akan menemukan wujudnya di antara langkah-langkah yang kita usahakan. —Petrichor #sajakberbicara [@sajakberbicara]

  • без подписи

  • ⠀⠀⠀⠀The Best Part of You If the sun forgot to rise, i’d still find morning in your eyes. If the night misplaced its stars, your voice would lead me through the dark. You are the calm i never knew, the sweetest shade of every hue. In every silence, in every space, i only long to see your face. Your touch feels like the softest rain, healing every hidden pain. Your laughter is a gentle song, the melody i’ve been needing all along. I don’t need kingdoms, crowns, or gold, your hand in mine is all i’ll hold. For in the story of my heart, you will always be the best part. — Petrichor #suarabsb [@sajakberbicara]

  • B Di antara gelapnya malam, bayangmu menari di dinding ingatan. Semua hal terekam jelas dalam kepala, bak memori pilu yang menghancurkanku pada waktu itu. Kini hanya sunyi yang menyelimutiku, bukan lagi peluk hangatmu. Katamu, kita abadi—namun kamu pergi sebelum pagi. Bukan maksudku berlagak sebagai korban, sesungguhnya aku memang benar-benar terluka. Kuakui hal yang kupilih adalah sebuah kesalahan, bahkan maaf pun tak mampu membuatmu kembali. Pun sengaja kubiarkan kamu pergi, sebab selayaknya manusia lain, melepaskan sesuatu hal yang menyakiti. Kupaksa hatiku menerima, namun hal itu malah menyiksaku. Kucoba untuk mengabaikan perihnya, akan tetapi aku terlihat mati—bak jiwa yang tersesat tanpa arti. Jika waktu dapat kuputar, aku ingin kembali. Bukan hanya untuk mencintai, tetapi untuk tak menyakiti. — V.A #sajakberbicara (@sajakberbicara)

  • без подписи