Fawaid Haramain
Статистикаدروس وفوائد من مشايخ الحرمين الشريفين باللغة الاندونيسية Terjemah kajian dan faidah dari para ulama dua kota suci, Makkah dan Madinah.
- Последний пост
- 15 апр.
- Последнее чтение
- 13 авг.
- Постов за неделю
- 0
- Всего постов
- 20
- Тип
- открытый
- Язык
- индонезийский
- В каталоге с
- 13 авг.
- 1/24сутки в ленте
- —
- 1/48двое суток
- —
- 1/72трое суток
- —
Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.
Посты
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
без подписи
[Jangan Menyesal Atas Kebaikan Yang Engkau Lakukan] 🎙️ Syaikh Dr. Shalih bin Humaid hafizhahullahu ta'ala (Imam & Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) Ketahuilah, bahwa siapa yang benar-benar jujur dalam keikhlasan, ia tidak akan menyesal atas kebaikannya yang dilupakan, dan tidak pula atas kebaikannya yang diingkari (tidak dianggap). Allah ta'ala berfirman, وَمَا لِأَحَدٍ عِنْدَهُ مِنْ نِعْمَةٍ تُجْزَى إِلَّا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْأَعْلَى وَلَسَوْفَ يَرْضَى “Dan tidak ada seorang pun yang memiliki suatu nikmat darinya yang harus dibalas, melainkan (ia memberinya) semata-mata karena mengharap wajah Rabb-nya Yang Mahatinggi. Dan sungguh, kelak dia akan ridha.” (QS. Al-Lail: 19–21) Maka janganlah menyesal atas kebaikan yang telah engkau lakukan, meskipun diberikan kepada yang tidak layak menerimanya, karena sesungguhnya engkaulah tetap menjadi pelaku kebaikan itu. Dan janganlah engkau menahan diri dari berbuat baik kepada orang lain, meskipun orang-orang mengingkarinya.
без подписи
[Agar Doa Kita Dikabulkan Ketika Dalam Kesulitan] 🎙️ Syaikh Prof. Dr. Hassan Bukhari hafizhahullahu ta’ala (Pengajar Tetap Masjidil Haram) Rasulullah ﷺ bersabda, من سره أن يستجيب الله له عند الشدائد والكرب، فليكثر الدعاء في الرخاء “Barang siapa yang ingin Allah kabulkan doanya pada saat susah dan menderita, maka hendaklah ia memperbanyak doa pada saat lapang (senang).” (Hadits ini diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi (no. 3382) dan dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani). Jika suaramu senantiasa terdengar di langit sebagai hamba yang berdoa kepada Allah di setiap hari sepanjang tahun dan dalam seluruh keadaanmu, maka ketika datang saat kesusahan, kesempitan, dan kesulitan lalu engkau memanggil, “Ya Allah,” para malaikat pun mendengarnya dan mengenali suaramu yang sebelumnya tidak terputus sepanjang tahun. Hal itu lebih dekat untuk dikabulkan, sebagaimana dikabarkan oleh Al-Musthafa ﷺ.
без подписи
без подписи
без подписи
[Ketetapan Allah Lebih Baik Dari Apa Yang Engkau Harapkan] 🎙️ Syaikh Dr. Shalih bin Humaid hafizhahullahu ta'ala (Imam & Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) Berhati-hatilah terhadap panjang angan-angan yang dapat mengeraskan hati. Dan dari keputusasaan yang membuat seseorang berputus asa dari ampunan dosa. Seorang hamba, apabila ia merendahkan diri di hadapan Tuhannya dan merasa jawaban doanya belum juga datang, hendaknya ia mengetahui bahwa apa yang Allah bukakan baginya berupa pintu bermunajat dan merendahkan diri itu lebih baik baginya daripada tercapainya apa yang ia minta. Bahwa ia menundukkan diri di hadapan Allah dan merasa sangat membutuhkan-Nya itu lebih baik baginya daripada terpenuhinya keinginannya. Dan apabila Allah membukakan bagi seorang hamba pintu keridhaan, niscaya Allah akan menggantinya dengan berlipat ganda dari apa yang luput darinya dan apa yang ia harapkan.
[Mengobati Kekusutan Hati Dengan Kembali Kepada Allah] 🎙️ Syaikh Prof. Dr. Hassan Bukhari hafizhahullahu ta'ala (Pengajar Tetap Masjidil Haram) Sesungguhnya hati itu bisa mengalami kekusutan. Sebagaimana rambut di kepala yang jarang dirapikan, jarang dicuci, dan jarang terkena air, sehingga ia menjadi kering, kusut, dan berantakan, maka hati pun demikian. Hati bisa kering dan mengeras, jika ia jauh dari mengingat Allah. Maka hal terbesar yang dapat melembutkan hati dan merapikan kekusutannya adalah dengan kembali sepenuhnya kepada Allah dan banyak mengingat-Nya Allah ta'ala berfirman, أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28) Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya hati itu bisa berkarat sebagaimana besi berkarat.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apa pembersihnya?” Beliau menjawab: “Mengingat kematian dan membaca Al-Qur’an.” (HR. Al-Baihaqi)
[Jangan Tinggalkan Ketaatan Setelah Ramadhan] 🎙 Syaikh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais hafizhahullahu ta'ala (imam & khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) Jangan tinggalkan ketaatan setelah Ramadhan, teruskan semangat ibadah kalian, buanglah kemalasan dan kelemahan, serta raihlah keberuntungan dan kesuksesan dengan bertawakal, bersungguh-sungguh, dan berusaha keras. Karena yang tinggi tidak akan tercapai dengan bermalas-malasan. Sesungguhnya keteguhan dalam ketaatan dan ketakwaan adalah tanda diterimanya amal. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata, كونوا لقبول العمل أشد اهتمامًا منكم بالعمل "Berusahalah lebih keras untuk memastikan diterimanya amal daripada hanya sekadar beramal." Dalam shahih Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda, من صام رمضان ثم أتبعه سنًا من شوال كان كصيام الدهر "Barang siapa berpuasa Ramadhan lalu diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun."
Fawaid Haramain mengucapkan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H” تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال كل عام وأنتم بخير Semoga Allah menerima amal-amal ibadah kita semua di bulan Ramadhan, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya. Takbir: Syaikh Muhammad Marwan Qassas (Muadzin Masjid Nabawi Madinah)
[Renungkan Nasihat Ini Sebelum Berpisah Dengan Ramadhan] 🎙 Syaikh Prof. Dr. Yasser Al-Dosary hafizhahullahu ta’ala (imam & khotib Masjidil Haram) Sebuah renungan dari kisah yang menyentuh di akhir Ramadhan. Nasihat yang selalu membuat air mata berlinang. Rasulullah ﷺ bersabda, إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari, no. 6607) Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa darinya kecuali sedikit. Maka barang siapa telah mengisinya dengan baik, hendaklah menyempurnakannya. Dan siapa yang maksimal mengisinya dengan baik, hendaklah ia mengakhirinya dengan (amal-amal) yang baik.” Semoga penghujung Ramadhan menjadi ajang bagi kita menyempurnakan kebaikan. Dan semoga kita dipertemukan lagi dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin.
[Ya Allah, Tutuplah Bulan Ramadhan Dengan Ampunan-Mu] 🎙️ Syaikh Prof. Dr. Yasser Al-Dosary hafizhahullahu ta'ala (Imam & Khotib Masjidil Haram Makkah Al-Mukarramah) اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا شَهْرَ رَمَضَانَ بِغُفْرَانِكَ، وَبِالْعِتْقِ مِنْ نِيرَانِكَ، اللَّهُمَّ وَأَعِدْ رَمَضَانَ عَلَيْنَا مَرَّاتٍ عَدِيدَةً، وَسَنَوَاتٍ مَدِيدَةً، فِي صِحَّةٍ وَحَيَاةٍ رَغِيدَةٍ. اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ فِي سَابِقِ عِلْمِكَ أَنْ تَجْمَعَنَا فِي مِثْلِ هَذَا الشَّهْرِ، فَبَارِكْ لَنَا فِيهِ، وَإِنْ قَضَيْتَ بِقَطْعِ آجَالِنَا، وَمَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ، فَأَحْسِنِ الْخِلَافَةَ عَلَى بَاقِينَا، وَاجْعَلِ الْمَوْعِدَ جَنَّاتِ النَّعِيمِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. "Ya Allah, tutuplah bagi kami bulan Ramadhan dengan ampunan-Mu dan dengan pembebasan dari api neraka-Mu. Ya Allah, kembalikanlah Ramadhan kepada kami berkali-kali dan dalam tahun-tahun yang mendatang, dalam keadaan sehat dan kehidupan yang bahagia. Ya Allah, jika dalam ilmu-Mu yang telah Engkau ketahui, bahwa Engkau menakdirkan kami untuk bertemu lagi dengan bulan ini, maka berkahilah kami di dalamnya. Namun jika Engkau menetapkan terputusnya ajal kami serta apa yang menghalangi antara kami dan ia (Ramadhan), maka perbaikilah umur kami yang masih tersisa, dan jadikanlah bagi kami surga-surga yang penuh kenikmatan, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang."