- Последний пост
- 15 авг.
- Последнее чтение
- 15 авг.
- Постов за неделю
- 39
- Всего постов
- 64
- Тип
- открытый
- Язык
- und
- Категория
- Религия (по похожим)
- В каталоге с
- 13 авг.
- 1/24сутки в ленте
- 54
- 1/48двое суток
- 61
- 1/72трое суток
- 66
Оценка по просмотрам недавних постов: пост набирает почти всё за первые сутки.
Посты
ﺑسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم Kaidah Agung: Nama-Nama Allah Ta‘ala Tidak Terbatas pada Jumlah Tertentu 1. Nama-nama Allah Ta‘ala tidak terbatas pada jumlah tertentu. 2. Maksudnya: Bukan berarti nama-nama Allah Ta‘ala terbatas hanya pada 99 nama tersebut. Akan tetapi, makna hadits tersebut adalah bahwa barang siapa menghitung/menguasai 99 nama di antaranya, dengan menghafalnya dan mengamalkan konsekuensi atau tuntutan dari nama-nama tersebut, maka ia masuk surga. Dalilnya adalah hadits Nabi ﷺ: «إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا، مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ» “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barang siapa ahsaha (menguasainya), maka dia masuk surga.” 3. Dalil bahwa nama Allah tidak terbatas pada 99 nama: Sabda Nabi ﷺ dalam doanya: «أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ» “Aku memohon kepada-Mu dengan setiap nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau menamai diri-Mu dengannya, atau yang Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang makhluk-Mu, atau yang Engkau simpan sendiri dalam ilmu gaib di sisi-Mu.” Maka nama-nama yang Allah simpan dalam ilmu gaib-Nya tersebut, tidak diketahui oleh seorang pun. بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
ﺑسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم Kaidah Agung dari Kaidah-Kaidah Nama dan Sifat Allah Ta‘ala 1. Nama-nama Allah Ta‘ala bersifat tauqifiyyah Tidak ada ruang bagi akal dalam menetapkannya. 2. Maksudnya: Dalam menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah, kita hanya berpegang pada yang terdapat dalam Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya ﷺ secara terbatas. Tidak boleh menetapkan suatu nama atau sifat bagi Allah dengan cara qiyas (analogi) ataupun berdasarkan derivasi bahasa semata. Melakukan hal tersebut termasuk melampaui batas dan melakukan ilhad (penyimpangan) terhadap nama-nama Allah Ta‘ala. 3. Boleh menggunakan sebagian lafaz untuk Allah dalam konteks pemberitaan (bab al-khabar), dengan syarat lafaz tersebut memiliki dasar dalam Kitabullah dan Sunnah Rasulullah ﷺ. Contohnya adalah penggunaan lafaz “Al-Qadim” (Yang Terdahulu), karena Allah menyebutkan bahwa Dia adalah Al-Awwal (Yang Awal), Asy-Sya’i, Al-Maujud (Yang Ada), dan Al-Qa’im binafsihi (Yang Berdiri Sendiri/tidak membutuhkan makhluk). بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
﷽ SEBAB TERJADINYA PERBEDAAN PENDAPAT DI KALANGAN ULAMA Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali حفظه الله تعالى berkata: “Para ulama terkadang berbeda pendapat. Di antara mereka terjadi perselisihan yang memiliki sebab-sebab tertentu sebagaimana telah dijelaskan oleh para ulama. Perbedaan tersebut bukanlah karena sekadar mengikuti selera atau hawa nafsu. Akan tetapi, ada sebab-sebab tertentu yang muncul dan menjadi pertimbangan seorang ulama, sehingga ia berbeda pendapat dengan saudaranya sesama ulama. Di antara ulama yang paling baik dalam menjelaskan masalah ini adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله تعالى dalam risalah beliau yang agung, ‘Raf‘ul-Malam ‘an al-A’immatil-A‘lam’ (Menghilangkan Celaan terhadap Para Imam yang Mulia). Dalam risalah tersebut, beliau menghimpun penjelasan para imam Ahlus Sunnah yang telah mendahuluinya tentang sebab-sebab terjadinya perbedaan pendapat di antara para ulama.” Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali حفظه الله تعالى Diambil dari Syarah Kitab Ash-Shiyam min Zadil Mustaqni‘, pelajaran pertama, 2 Ramadan 1428 H (sesi tanya jawab). Dinukil secara tekstual oleh: Abu Qushay Al-Madani -hafidzahullah- 26 Syawal 1443 H بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
ﺑسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم BOLEHKAH BERDOA DALAM SHALAT DENGAN MEMINTA PERKARA-PERKARA DUNIA? 🎙️ Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah Di sini ada pertanyaan: 'Apakah boleh bagi seseorang untuk berdoa meminta sesuatu yang berkaitan dengan urusan dunia ketika dia sedang shalat? Misalnya dengan mengatakan, "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar Engkau memberiku mobil model 91." Apa pendapat kalian? Dia berdoa dalam sujud. Nabi ﷺ bersabda, وَأَمَّا السُّجُوْدُ فَأَكْثِرُوْا فِيْهِ مِنَ الدُّعَاءِ. "Adapun saat sujud, maka perbanyaklah berdoa di dalamnya." (Lihat: Shahih Muslim no. 479 –pent) Berdasarkan hadits ini, apa pendapat kalian, apakah diperbolehkan atau tidak? Boleh. Dan Rasulullah ﷺ ketika menyebutkan tentang tasyahud, beliau bersabda, ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنَ الدُّعاءِ مَا شَاءَ. "Kemudian hendaklah dia memilih doa yang dia inginkan." (Lihat: Shahih Al-Bukhari no. 835 dan Muslim no. 402 –pent) Ya apa yang dia sukai. Dan doa itu, wahai saudaraku, adalah ibadah. Bahkan jika engkau memohon kepada Allah urusan duniawi yang biasa, itu tetap ibadah. Ketika engkau hanya mengucapkan, "Ya Rabbi, berikanlah aku ini," maka engkau sedang beribadah kepada Allah. Baru saja tadi seseorang ada yang menjawab bahwa ini adalah ucapan (yang dilarang dalam shalat), namun dia berbicara dengan siapa? Ya, berbicara dengan Allah. Dan Nabi ﷺ bersabda mengenai shalat bahwa tidak pantas di dalamnya terdapat ucapan anak-anak Adam, yaitu ucapan manusia. Adapun berbicara dengan Allah, maka bermunajatlah kepada Rabbmu dengan apapun yang engkau inginkan. بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
без подписи
ﺑسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم Nama Allah Yang Paling Agung Bahwasanya Nabi ﷺ mendengar seorang laki-laki berdoa: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ Allahumma inni as’aluka bi-anna lakal-hamdu, la ilaha illa anta wahdaka la sharika lak, al-Mannanu badi‘us-samawati wal-ard, Zul-jalali wal-ikram. Artinya “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, karena segala puji hanya milik-Mu. Tidak ada sesembahan yang benar selain Engkau semata, tidak ada sekutu bagi-Mu. Engkaulah Al-Mannan (Yang Maha Banyak Memberi Karunia), Pencipta langit dan bumi tanpa ada contoh sebelumnya. Wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.” Maka Nabi ﷺ bersabda: “Sungguh, engkau telah memohon kepada Allah dengan menyebut nama-Nya yang paling agung, yang apabila Dia diseru dengan nama tersebut, Dia akan mengabulkan, dan apabila Dia diminta dengan nama tersebut, Dia akan memberikan.” Hadits ini menunjukkan keutamaan doa yang mengandung tauhid, pujian kepada Allah, serta penyebutan nama dan sifat-Nya yang paling agung (Al-Ismul A'zam) بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
﷽ BERTAHMID DAN SELALU BERTAHMID Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha, كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى مَا يُحِبُّ قَالَ: الحَمْدُ للهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ قَالَ: الحَمْدُ للهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ "Rasulullah ﷺ bila mendapati sesuatu yang menyenangkan, beliau mengucapkan: "alhamdulillaah alladzi bini'matihi tatimmush-shaalihaat" Artinya, segala puji hanya bagi Allah yang dengan nikmat-Nya kebaikan-kebaikan menjadi sempurna. Adapun bila beliau mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan, tidak berkenan, beliau mengucapkan: alhamdulillaah 'alaa kulli haal Artinya, segala puji hanya bagi Allah atas setiap keadaan." 📚 HR. Ibnu Majah, no. 3803 Dalam kehidupan, suka dan duka datang silih berganti. Cuaca sesaat bisa berubah. Hari ini begitu penuh suka ceria, namun tak lama berselang keadaan pun bisa berubah menjadi duka. Bagi seorang muslim, apapun situasi yang ada di hadapannya, kalimat alhamdulillah senantiasa menggetarkan bibirnya. Kalimat tahmid senantiasa terucap dari lisannya sebagaimana Rasulullah ﷺ telah mencontohkan. Bila suka ceria mengitari dirinya, Beliau ﷺ ucapkan: alhamdulillaah alladzi bini'matihi tatimmush-shaalihaat. Sebaliknya, kala duka menyelimuti dirinya, Beliau ﷺ pun mengucapkan: alhamdulillaah 'alaa kulli haal. بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
Kesembuhan kami [umat Islam] terdapat di dalam al-Qur'an. Maha suci Allah, seorang pesakit muslim ditimpa stroke pada otaknya sehingga pertuturannya terjejas. Dia pun bermusafir ke Amerika untuk mendapatkan rawatan dan menjalani rawatan fisioterapi. Kemudian doktor [yang merawatnya] yang juga merupakan seorang Yahudi bertanya kepadanya: ‘Adakah kamu seorang Muslim?’ Dia menjawab: ‘Ya.’ Lalu doktor itu berkata: ‘Bacalah al-Qur’an, nescaya percakapanmu akan kembali pulih.’ Kata saudara [yang sakit] tersebut: 'Maka aku pun mula membaca al-Qur’an secara berterusan, dan sekarang aku bercakap dengan lebih baik berbanding sebelum aku ditimpa stroke.’ - Tweet Syeikh Sulaiman Ar-Ruhaily Hafidzahullah _____ 𝓐𝓭𝓶𝓲𝓷 Joint'nfollow 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 🅰️L-Kibarul Tauhid 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
BAGAIMANA ΜΕΝΥΙΚΑΡΙ AHLUS SUNNAH YANG TERJATUH DALAM KESALAHAN? Bagaimana sikap terhadap seorang Salafi apabila ia melakukan kesalahan? Apakah ada batas waktu tertentu dalam menasihatinya? Dan bagaimana tahapan menasihatinya sesuai dengan manhaj Ahlus Sunnah wal Jama'ah? Dijawab oleh: Syaikh kholid bin Abdurrahman al mishri hafidzahullah _____ 𝓐𝓭𝓶𝓲𝓷 Joint'nfollow 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 🅰️L-Kibarul Tauhid 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
Berkata syekh Ahmad an najmiy rahimahullah: Demi Allah... Tidaklah akan memberikan mu MANFAAT di sisi Allah si Fulan & juga tidak si Alan . SESUNGGUHNYA yang bermanfaat buatmu di sisi Allah adalah TEGAK MU di atas AL HAQ, & PERTOLONGAN mu untuk Al Haq juga PERTOLONGAN mu untuk ORANG² yang di atas AL haq. Sumber: kitab raddul jawab a'la man Thalaba minnii a'dami thabi'l kitab hal 54 _____ 𝓐𝓭𝓶𝓲𝓷 Joint'nfollow 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 🅰️L-Kibarul Tauhid 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
ﺑسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــــــــــم Larangan Berdebat dan Berbantah-bantahan dalam Agama Tabi'in yang mulia - Abu Ja‘far رحمه الله, berkata: “Janganlah kalian duduk bersama orang-orang yang suka berbantah-bantahan, karena mereka suka memperbincangkan ayat-ayat Allah (dengan cara yang batil).” 📚 Sumber: Tafsir ath-Thabari, 7/229. Penjelasan Duduk bersama orang-orang yang suka berdebat dapat menjadi sebab seseorang terjatuh ke dalam dosa, karena majelis mereka tidak lepas dari sikap meremehkan ayat-ayat Allah, memperdebatkannya, atau menafsirkannya berdasarkan hawa nafsu. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya menjauhi majelis semacam itu dan mengingkari kemungkarannya sesuai dengan kemampuannya. Ahlul Khushumat (أهل الخصومات) adalah orang-orang yang gemar melakukan perdebatan dalam perkara agama, pertikaian dalam masalah akidah, serta membantah dengan cara yang batil. “Mereka memperbincangkan ayat-ayat Allah” maksudnya adalah mereka berbicara tentang Al-Qur’an dan syariat tanpa ilmu, atau menafsirkannya secara serampangan berdasarkan hawa nafsu dan pendapat pribadi. بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
без подписи
﷽ DIAM DAPAT MENGALAHKAN SETAN Ketika seseorang meminta wasiat kepada Abu Said al-Khudri radhiyallahu 'anhu, maka beliau menjawab, “Banyaklah kamu diam, kecuali dalam al-Haq (kebenaran), kerana dengan diam kamu dapat mengalahkan syaitan.” 📚 Husnus Samt Fish Shamt lis Suyuthi, hlm. 73 بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar
﷽ AGAR TIDAK MENJADI JAHIL Alim tapi jahil, Fudhail bin ‘Iyadh رحمه الله, seorang ulama besar dari kalangan tabi‘ut tabi‘in,(w 187 H) berkata: "Seorang ALIM masih dalam keadaan JAHIL dengan apa yang dia ilmui, sehingga dia mengamalkan ilmunya.." Oleh karenanya, jika tidak ingin menjadi JAHIL, maka amalkanlah ilmu. lihatlah semangat para Salaf (pendahulu) dalam menerapkan ilmunya. Ummu Habibah radhiyallahu 'anha Isteri Nabi ﷺ mengatakan: "Aku tidak pernah meninggalkan (shalat sunnah rawatib 12 raka'at) setelah aku mendengarnya dari Rasulullah ﷺ ..". Imam Ahmad رحمه الله berkata: "Tidaklah aku menulis hadits, melainkan aku telah mengamalkannya.." Imam Bukhari rahimahullah berkata: "Aku tidak pernah meng-ghibah siapapun, sejak aku tahu bahwa itu haram.." (Kecuali: Menjelaskan Penyimpangan Ahlul Bid'ah) Karena kebaikan ilmu itu bila diamalkan, Allah telah berfirman: "Andaikan mereka MENGAMALKAN apa yang dinasehatkan kepada mereka, tentu itu lebih baik bagi mereka, dan lebih meneguhkan hati mereka.." [QS. Annisa: 66]. بارك الله فيكم 📳 𝐌𝐞𝐧𝐲𝐚𝐣𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐚𝐫𝐭𝐢𝐤𝐞𝐥 𝐅𝐚𝐢𝐝𝐚𝐡 𝐢𝐥𝐦𝐢𝐚𝐡 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐀𝐤𝐡𝐰𝐚𝐭 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/Kin9Hr9OcZGJnTlf539OXV 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/K7TwdCRaamtDMMI4ObyPCO 📲 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐈𝐤𝐡𝐰𝐚𝐧 👇 🅰️𝐋-𝐊𝐢𝐛𝐚𝐫𝐮𝐥 𝐓𝐚𝐮𝐡𝐢𝐝 𝑲𝒂𝒋𝒊𝒂𝒏 𝑲𝒉𝒖𝒔𝒖𝒔 𝑼𝒍𝒂𝒎𝒂 𝑲𝒊𝒃𝒂𝒓 https://chat.whatsapp.com/CN0ZuEu4tnRI4VHvf564ZO 📟▶️ Join Telegram https://t.me/ulama_kibar